Mengenal Linda Sudeni, Alumnus Hukum UGM Kini Nahkodai Pemberdayaan Perempuan

  • 19 Apr 2026 14:48 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, SRAGEN – Di balik derap pembangunan Kabupaten Sragen, terselip sosok perempuan yang memilih bergerak dalam senyap namun berdampak nyata. Ia adalah Linda Sudeni, atau yang akrab disapa Linda Sigit Pamungkas.

Istri dari Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, ini kini mengemban amanah sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sragen. Bagi Linda, peran sebagai pendamping pemimpin daerah bukanlah sekadar protokol formal, melainkan jalan untuk mengabdi pada sektor keluarga, perempuan, dan anak.

Lahir dan besar di Jawa Tengah, Linda melewati masa sekolah dari TK hingga SMA di Purwokerto sebelum akhirnya melanjutkan studi di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Semasa kuliah, Linda dikenal aktif berorganisasi, terutama yang berfokus pada isu-isu perempuan.

Ketertarikannya pada isu sosial bahkan sudah terpupuk sebelum ia menyelesaikan gelar sarjananya. Linda tercatat pernah magang di SAMIN, sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang berfokus pada perlindungan anak. Pengalaman ini membentuk perspektifnya dalam melihat persoalan mendasar yang dihadapi generasi muda.

"Saya melewati masa kecil seperti umumnya anak-anak lain. Namun saat kuliah, saya banyak belajar dari teman-teman yang aktif di organisasi, termasuk organisasi perempuan," kenangnya saat diwawancarai awak media baru-baru ini.

Mendampingi seorang Bupati tentu menuntut adaptasi besar. Namun, Linda memilih untuk tidak menjadikan peran tersebut sebagai beban. Baginya, melihat masih banyaknya "Pekerjaan Rumah" (PR) di masyarakat justru menjadi bahan bakar untuk terus bergerak.

Dalam memimpin PKK maupun Dekranasda Sragen, Linda menekankan pentingnya strategi pemberdayaan, ketimbang sekadar bantuan bersifat santunan (charity).

"Kalau charity itu sekali selesai dan seringkali kurang menyelesaikan persoalan secara tuntas. PR besarnya adalah pemberdayaan. Memang napasnya harus lebih panjang dan energinya lebih banyak karena melibatkan banyak pihak, tapi itu harus dilakukan," tegas Linda.

Fokus pada UMKM dan Kesejahteraan Keluarga

Sebagai Ketua TP PKK, Linda terus terjun langsung ke desa-desa untuk memastikan program pendampingan ibu-ibu dan pelaku UMKM berjalan beriringan. Ia meyakini bahwa ketahanan sebuah daerah dimulai dari ketahanan keluarga.

Meski rendah hati dan menyebut dirinya "perempuan biasa", visi Linda untuk anak-anak dan perempuan di Sragen menunjukkan komitmen yang kuat. Baginya, kontribusi sekecil apa pun sangat berarti untuk membawa perubahan ke arah yang lebih baik bagi Bumi Sukowati.

"Yang penting kita terus bergerak, berbuat apa yang bisa kita lakukan untuk kebaikan anak-anak dan ibu-ibu di Sragen. Semangat!" pungkasnya optimis. MI

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....