Pasca-Libur Sekolah: Harga Daging dan Telur Ayam di Solo Terus Naik

  • 21 Jul 2026 19:28 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Harga daging ayam broiler dan telur ayam di sejumlah pasar tradisional di Kota Solo mengalami kenaikan hampir dua pekan setelah program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali beroperasi seusai libur sekolah.

Sejumlah pedagang telah menjual daging ayam broiler seharga Rp35.000,00 per kilogram. Berdasarkan pantauan *rri.co.id* pada Selasa 21 Juli 2026, salah satunya di Pasar Legi Solo, kenaikan rata-rata mencapai Rp6.000,00 per kilogram, dari harga normal Rp29.000,00 menjadi Rp35.000,00 per kilogram.

Salah seorang pedagang ayam potong di Pasar Legi Solo, Triyono, menyebutkan bahwa kenaikan harga daging ayam terjadi secara bertahap sejak sehari sebelum program MBG kembali berjalan.

"Harga ayam saat ini Rp35.000 dari sebelumnya Rp29.000. Kenaikan itu terjadi hampir dua pekan ini dan sudah tiga hari ini harganya stabil," kata Triyono.

Ia menambahkan, kenaikan harga tersebut tidak memengaruhi tingkat penjualan. Hal itu terbukti dari hasil penyembelihan sebanyak 30 ekor ayam per hari yang selalu habis terjual.

Sementara itu, selain daging ayam, harga telur ayam juga mengalami kenaikan dari Rp19.000,00 per kilogram menjadi Rp24.000,00 per kilogram.

Pedagang telur ayam di Pasar Legi Solo, Sri Maryani, mengaku kenaikan harga tersebut terjadi secara bertahap selama hampir dua pekan terakhir.

"Kenaikan harga telur ini terjadi sebelum anak-anak masuk sekolah, dari harga Rp19.000,00 per kilogram saat MBG kembali beroperasi. Kebutuhan telur yang tinggi untuk MBG menyebabkan pasokan di kandang mulai berkurang," ujarnya.

Ia mengaku dalam sehari mampu menjual tiga peti telur, dengan masing-masing peti berisi 15 kg. Sementara itu, untuk harga telur bebek relatif stabil di angka Rp2.500,00 per butir, begitu pula dengan harga telur ayam kampung yang dijual Rp2.500,00 per butir. (SF)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....