PKS Gelar Wayang Kulit, Hadirkan Dalang Kondang Solo Ki Jatmiko Anom Saputro
- 24 Agt 2026 08:30 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID - Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) menggelar pertunjukan wayang kulit semalam suntuk di halaman Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu 22 Agustus 2026 malam. Pagelaran seni tradisi ini menghadirkan dalang kondang asal Solo, Ki Jatmiko Anom Saputro.
Acara yang berlangsung meriah tersebut diselenggarakan dalam rangka Sosialisasi Empat Pilar MPR RI sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam keterangan resmi yang diterima rri.co.id Senin 24 Agustus, Ketua Fraksi PKS DPR RI, Dr. Abdul Kharis Almasyhari, M.Si., menyampaikan bahwa kehadiran Ki Jatmiko Anom Saputro, putra dari maestro wayang kulit Ki Anom Suroto, menjadi simbol pentingnya regenerasi seniman sekaligus penguatan nilai kebangsaan melalui jalur kebudayaan.
Dalam pagelaran tersebut, lakon yang dibawakan adalah “Bima Kurdha”, sebuah kisah yang menggambarkan keteguhan, keberanian, dan kesetiaan sosok Bima (Werkudara) dalam membela rakyat serta negaranya.
“Bima merupakan sosok kesatria yang selalu teguh membela rakyat dan negaranya. Semoga nilai-nilai luhur yang disampaikan melalui pagelaran wayang ini selaras dengan semangat PKS dalam membela umat, bangsa, dan negara,” ujar Abdul Kharis.
Abdul Kharis juga menambahkan bahwa seni wayang memiliki rekam jejak sejarah yang panjang sebagai media dakwah dan penyebar pesan moral, seperti yang dahulu dilakukan oleh para Walisongo di tanah Jawa.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan PKS dan pimpinan MPR RI, antara lain, Hidayat Nur Wahid (Wakil Ketua MPR RI) Ir. Tifatul Sembiring (Ketua Fraksi PKS MPR RI), Ahmad Syaikhu (Wakil Ketua Majelis Syura PKS), Mahmud Mahfudz (Sekretaris Dewan Syariah Pusat PKS) dan Para Ketua Bidang di lingkungan DPP PKS.
Ratusan warga masyarakat turut memadati halaman kantor DPP PKS dan antusias menyaksikan pertunjukan hingga selesai. Melalui kegiatan ini, PKS berharap seni budaya Nusantara terus lestari sekaligus menjadi sarana mempererat persatuan bangsa. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....