Bawa Suvenir Wayang, Siswi SMA Santo Yosef Solo Siap Belajar di Kanada
- 11 Agt 2026 05:30 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Program pertukaran pelajar antarbangsa kembali menjadi jembatan strategis bagi generasi muda untuk memperluas wawasan global dan mempromosikan kebudayaan nasional.
Kesempatan berharga ini diraih oleh Grace Severin Bianca Pradana, siswi kelas 12 SMA Santo Yosef Surakarta, yang mengikuti Rotary Youth Exchange Program ke Kanada.
Keberangkatan putri dari President Rotary Club Solo Raya, Astri Enggarsiwi pada pertengahan bulan ini menuntut persiapan fisik dan mental yang matang untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.
Menghadapi cuaca ekstrem di Kanada yang diakui bisa mencapai suhu minus dua puluh derajat celcius, ia telah membekali diri dengan berlapis-lapis pakaian hangat khusus serta menyiapkan beragam suvenir khas Nusantara untuk dibagikan.
"Aku nyiapin banyak souvenir dari Indonesia buat aku kasih ke orang tua asuh dan juga ke teman-teman. Suvenirnya itu aku bawa kopi saset terus mainan wayang kecil yang menandakan ini dari negara Indonesia," kata Grace, Senin, 10 Agustus 2026.
Inisiatif pertukaran pemuda tersebut diselenggarakan secara mandiri oleh Rotary Internasional guna merajut perdamaian dunia lewat interaksi lintas budaya.
Selama bermukim dan bersekolah penuh waktu di Kanada, Bianca akan difasilitasi untuk berpindah tinggal bersama tiga keluarga angkat yang berbeda agar dapat beradaptasi dan memahami sistem sosial masyarakat setempat.
Langkah berani Bianca tersebut mendapatkan dukungan penuh dari institusi pendidikannya sebagai pelopor pertukaran pelajar di sekolah itu.
Kepala SMA Santo Yosef Surakarta, Bruder Yohanes Sudarman, memastikan siswinya tetap akan menerima kiriman materi pembelajaran dari sekolah asalnya sehingga status akademiknya terjaga tanpa perlu mengulang kelas.
"Bagi kami ini merupakan penyemangat bahwa siapa saja yang mau dan mampu itu bisa belajar ke berbagai tempat. Intinya adalah keberangkatan Bianca ini memberikan inspirasi bagi teman-teman atau murid-murid di SMA Yosef," ujar Bruder Yohanes.
Sinergi lintas negara semacam ini diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang bagi para pelajar di Kota Bengawan untuk mencetak prestasi gemilang di tingkat internasional.
Pengalaman berharga selama berbaur di negara lain diyakini akan melahirkan generasi pemimpin masa depan yang berkarakter kuat, mandiri, dan menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi. (Dania)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....