Wawali Solo Aspresiasi Gelaran Festival Bocah Dolanan di Ndalem Joyokusuman
- 21 Jun 2026 19:55 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Wakil Wali Kota (Wawali) Solo, Astrid Widayani membuka Festival Bocah Dolanan 2026 di Ndalem Joyokusuman pada Sabtu, 20 Juni 2026.
Festival yang berlangsung selama dua hari, 20-21 Juni 2026, itu menjadi ruang bagi anak-anak untuk kembali mengenal permainan tradisional di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Dalam sambutannya saat membuka acara, Astrid Widayani memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi penyelenggaraan Festival Bocah Dolanan. Menurutnya ditengah era digitalisasi, perlu adanya ruang pengenalan permainan tradisional kepada anak-anak.
"Anak-anak saat ini tumbuh di era digital yang sangat dekat dengan gawai dan permainan berbasis teknologi. Karena itu, kita perlu menghadirkan ruang agar mereka tetap mengenal, merasakan, dan menghidupi nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur," kata Astrid Widayani.
| Baca juga: Matematika Tersembunyi di Balik Lagu Dolanan |
Dikatakan mantan Rektor Universitas Surakarta (UNSA) ini juga, bahwa sebagai kota budaya, Solo memiliki tanggung jawab untuk terus menjaga dan mengembangkan warisan tradisi yang dimiliki.
Ditambahkan Astrid Widayani, permainan tradisional tidak sekadar menjadi sarana hiburan, tetapi juga mengajarkan berbagai nilai penting seperti kebersamaan, gotong royong, sportivitas, kreativitas, disiplin, hingga kemampuan berinteraksi sosial.
"Permainan tradisional mengajarkan anak-anak untuk berkomunikasi, bekerja sama, menghargai aturan, dan menyelesaikan masalah secara langsung. Nilai-nilai inilah yang penting untuk membentuk karakter generasi penerus," katanya menambahkan.
Pelestarian budaya memang harus dilakukan secara adaptif mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai dasarnya. Sehingga kehadiran Festival Bocah Dolanan menjadi contoh bagaimana warisan budaya dapat dikemas secara menarik sehingga tetap relevan bagi anak-anak masa kini.
Pemerintah Kota Surakarta berharap Festival Bocah Dolanan dapat terus berkembang dan menjadi agenda budaya tahunan Kota Bengawan. Selain menjadi sarana edukasi dan rekreasi, festival ini diharapkan mampu memperkuat identitas budaya daerah sekaligus menumbuhkan rasa bangga generasi muda terhadap warisan budaya bangsa. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....