Astrid Sebut SOLEC Punya Peran Strategis Dorong Pertumbuhan UMKM Solo
- 13 Jun 2026 19:38 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani membuka UMKM Vaganza 2026 sekaligus melantik Pengurus Solo Entrepreneurs Community (SOLEC) periode 2026-2031 di Hotel Minoa, Banjarsari, Jumat, 12 Juni 2026. Kegiatan tersebut menjadi wadah kolaborasi untuk memperkuat ekosistem UMKM dan ekonomi kreatif di Kota Solo.
UMKM Vaganza 2026 berlangsung selama tiga hari, 12 hingga 14 Juni 2026. Kegiatan itu diikuti sekitar 60 UMKM terkurasi dari berbagai sektor usaha, mulai kuliner, fesyen, kerajinan, hingga produk kreatif.
Dalam sambutannya, Astrid mengapresiasi SOLEC, Yayasan Seniman Nusantara Senthir Surakarta, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, UMKM Vaganza tidak hanya menjadi ajang promosi produk, tetapi juga ruang kolaborasi berbagai pemangku kepentingan.
“UMKM Vaganza bukan sekadar pameran produk, tetapi menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan pelaku usaha, konsumen, komunitas, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun ekonomi daerah yang lebih kuat dan berkelanjutan,” ujar Astrid.
Astrid mengatakan Kota Surakarta memiliki kekuatan besar pada sektor ekonomi kreatif dan UMKM. Karena itu, komunitas usaha seperti SOLEC dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong lahirnya wirausaha baru yang inovatif dan berdaya saing.
“SOLEC bukan hanya menjadi wadah berkumpulnya para pengusaha, tetapi juga ruang kolaborasi, pembelajaran, pengembangan jejaring usaha, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia. Kehadiran komunitas seperti ini sangat penting untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Kota Surakarta,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Astrid juga melantik Pengurus SOLEC periode 2026-2031. Ia berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan program yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika pasar.
“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang telah dilantik. Amanah ini tentu tidak ringan, namun saya yakin dengan semangat kebersamaan, profesionalisme, dan inovasi, SOLEC akan semakin maju serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi Kota Surakarta,” tuturnya.
Astrid menegaskan pelaku UMKM harus mampu memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk. Pemerintah Kota Surakarta, lanjutnya, akan terus mendukung pengembangan UMKM melalui pendampingan, pelatihan, fasilitasi pemasaran, dan akses pembiayaan.
“Keberhasilan pembangunan ekonomi tidak bisa dilakukan oleh pemerintah sendiri. Diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, komunitas usaha, akademisi, media, dan masyarakat. Karena itu kami mengajak seluruh anggota SOLEC untuk terus menjadi motor penggerak kewirausahaan di Kota Surakarta,” ujarnya.
Astrid menilai UMKM Vaganza 2026 menjadi bukti bahwa produk-produk lokal Surakarta memiliki kualitas dan daya saing yang mampu menembus pasar yang lebih luas. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di Kota Solo. (Reza)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....