Sebanyak 850 Penari Meriahkan Klaten Menari di Komplek Candi Prambanan
- 03 Mei 2026 17:01 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Klaten - Forum Silaturahmi Sanggar Tari Klaten menggelar “Klaten Menari” yang berlangsung di komplek Taman Wisata Candi Prambanan, Minggu 3 Mei 2026. Gelaran budaya tersebut dalam rangka memperingati Hari Tari Sedunia tahun 2026 dihadiri Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.
Klaten menari yang ketiga kalinya ini melibatkan kurang lebih 850 penari yang berasal dari 24 sanggar yang ada di Kabupaten Klaten. Pada gelaran tersebut juga mengangkat sebuah karya “ Tarian Topeng Dalang” yang merupakan tarian asli Klaten.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo memberikan apresiasi yang tinggi terhadap galaran klaten menari tersebut. Melalui peringatan Hari Tari Sedunia dengan melibatkan ratusan penari itu harapan kedepan Klaten menjadi pusatnya tari.
“ Diikuti maestro tari nasional dan internasional yang berdomisili di Jawa Tengah dan DIY. Semoga dengan adanya perayaan Hari Tari sedunia di Klaten ini akan menjadikan Kabupaten Klaten kedepan bahwa klaten ini pusatnya tari,” kata Hamenang Wajar Ismoyo.
Hamenang Wajar ismoyo juga akan mengusulkan kepada Presiden Prabowo Subianto agar Candi Prambanan tidak hanya menjadi wisata religi dan sejarah Hindu Budha akan tetapi Candi Prambanan menjadi pusat tari nusantara.
Ketua Forum Silaturahmi Sanggar Tari Klaten Mohammad Qowim mengatakan peringatan Hari Tari Sedunia tahun 2026 mengangkat tema “Wiraga Sangkara” yang berarti bergerak untuk meraih kemakmuran. Pada kesempatan itu juga dibacakan Piagam Prambanan agar Candi Prambanan dinobatkan sebagai rumah budaya.
“Rumah bagi penari seluruh nusantara. Kami berharap pengelola cagar budaya seluruh indonesia dalam hal ini Candi Prambanan tidak hanya berbisnis tetapi juga Candi Prambanan sebagai ekosistem budaya,” katanya.
Klaten menari di Komplek Candi Prambanan tersebut dimeriahkan pula dengan penampilan sembilan maestro tari di Jawa Tengah dan Yogyakarta yang menampilkan tari sesaji yang sifatnya spiritual. Selain itu dimeriahkan tari kolosal Topeng Klaten oleh ratusan penari bahkan diikuti para pengunjung serta wisatawan asing.
Pada kesempatan itu juga diberikan piagam penghargaan dari Bupati Klaten kepada sembilan penari maestro sebagai bentuk apresiasi terhadap para maestro tari tersebut. (Adam Sutanto/MI)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....