Peserta Disabilitas Tampil di Solo Menari, Bukti Ruang Inklusif

  • 29 Apr 2026 13:45 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Ajang Solo Menari tidak hanya menjadi panggung seni, tetapi juga ruang inklusif bagi semua kalangan. Salah satunya ditunjukkan oleh peserta disabilitas, Natalia Shinto, yang turut ambil bagian dalam perhelatan tersebut.

Perempuan berusia 60 tahun itu mengaku langsung tertarik saat mengetahui adanya Solo Menari. Ia yang baru kembali ke Solo setelah pensiun merasa kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mewujudkan impian lamanya.

“Saat saya dengar ada Solo Menari, saya langsung ingin terlibat karena saya orang Solo dan baru pulang,” kata Natalia disela gladi bersih Solo Menari, Selasa 28 April 2026.

Ia mengaku memiliki ketertarikan pada dunia tari sejak lama. Namun, kesibukan pekerjaan membuatnya tidak sempat menekuni kembali hingga akhirnya pensiun.

“Setelah pensiun, ini seperti hadiah. Kesempatan untuk kembali menari akhirnya terwujud,” ujarnya.

Natalia menilai Solo Menari menjadi ruang yang sangat terbuka bagi semua kalangan. Ia merasa diterima tanpa adanya batasan meski memiliki keterbatasan fisik.

“Saya merasa diterima sekali, tidak ada yang membedakan kemampuan, semuanya terbuka,” ucapnya.

Dalam proses persiapan, ia mengaku tidak mengalami kesulitan berarti. Panitia menyediakan materi latihan secara daring sehingga peserta dapat berlatih secara mandiri.

“Kami diberi tutorial online, jadi bisa latihan sendiri sebelum latihan bersama,” katanya.

Selain itu, latihan bersama rutin digelar setiap pekan untuk memperkuat kekompakan peserta. Hal ini dinilai membantu peserta dari berbagai latar belakang untuk bisa tampil bersama.

Natalia berharap, Solo Menari terus menjadi ruang inklusif bagi masyarakat. Ia juga ingin semakin banyak penyandang disabilitas yang berani tampil dan berkarya di ruang publik. (Reza)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....