Puluhan Pengusaha Ramaikan UMKM Vaganza Solo 2026
- 10 Jun 2026 15:19 WIB
- Surakarta
RRI.co.id, Surakarta - Solo Entrepreneur Community (Solec) bersiap menggelar ajang UMKM Vaganza Solo 2026 selama tiga hari, mulai 12 hingga 14 Juni 2026, di Minoa Hotel, Sumber, Solo. Acara ini dirancang sebagai wadah strategis bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk meningkatkan kualitas dan kinerja bisnis mereka.
Ketua Solec, Joko Sutrisno, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mendorong pelaku UMKM agar lebih terampil dan mampu "naik kelas". Langkah ini sejalan dengan program Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta yang berkomitmen menggenjot kualitas UMKM Solo menuju pasar yang lebih maju dan luas.
"Kegiatan ini merupakan upaya nyata untuk menaikkan kelas UMKM. Kami memberikan ruang bagi para pelaku usaha agar bisa berkembang," ujar Joko, Rabu 10 Juni 2026.
Joko menambahkan, UMKM Vaganza Solo 2026 didesain dengan menggabungkan elemen bisnis, edukasi, sosial, dan budaya. Di sektor bisnis dan edukasi, akan diadakan bazar dan pameran produk unggulan seperti kuliner, fashion, serta kerajinan (craft).
Selain itu, akan digelar pula agenda Business Matching, kurasi produk, serta penandatanganan kerja sama permodalan dengan pihak perbankan. Sementara di sektor sosial dan publik, panitia bakal melaksanakan aksi donor darah, khitanan massal, parade seni sekolah, hingga pelantikan pengurus baru Solec. Tak ketinggalan, sektor budaya akan dimeriahkan dengan festival dolanan tradisional serta fashion show.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Solec, Adji Atmodiwirjo, menambahkan bahwa Pemkot Solo saat ini semakin menaruh perhatian besar terhadap pengembangan UMKM. Hal tersebut terlihat dari sejumlah arahan strategis yang disampaikan Wali Kota Surakarta kepada Solec sebagai wadah pelaku UMKM di Kota Bengawan.
Menurut Adji, terdapat tiga catatan utama dari Wali Kota yang harus segera ditindaklanjuti oleh Solec, meliputi optimalisasi pasar, penyediaan showroom produk UMKM, serta pengembangan kawasan Sentra IKM Sri Kayu.
"Mas Wali memberikan tiga catatan kepada kami. Pertama terkait optimalisasi pasar, kedua mengenai showroom atau tempat pajang produk UMKM, dan ketiga kawasan Sri Kayu yang selama ini dinilai belum berjalan optimal," kata Adji.
Lebih lanjut, dalam agenda Business Matching, pihak Solec akan mempertemukan pelaku UMKM dengan korporasi dan ritel besar. Tidak hanya itu, kolaborasi juga akan menyasar para pedagang di pasar tradisional untuk dipertemukan dengan pengelola SPG atau mitra yayasan.
Tidak hanya fokus pada penguatan ekonomi, ajang ini juga dikemas menarik dengan berbagai hiburan segar. Acara ini dipastikan meriah dengan penampilan dari grup musik humor Pecas Ndahe, serta seniman kenamaan seperti Eko Gundul, Whawin Lawra, Staso, Dhimas Tedjo, dan Adrie van Houtten. (SF)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....