Bulog Surakarta Pastikan Stok Beras 94.000 Ton Aman hingga Enam Bulan

  • 10 Sep 2026 19:44 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Perum Bulog Cabang Surakarta memastikan stok beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) saat ini dalam kondisi aman dengan jumlah sekitar 94.000 ton. Stok tersebut diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan beras masyarakat Solo Raya hingga lebih dari enam bulan ke depan.

Kepala Bulog Cabang Surakarta, Dwi Yuniarko, mengatakan ketersediaan stok tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan sekaligus mendukung stabilitas harga beras di wilayah Solo Raya. Menurutnya, stok yang ada juga dipersiapkan untuk menjaga pasokan hingga tahun depan.

“Sekarang stok beras Cadangan Pangan Pemerintah kita di angka 94.000 ton. Itu cukup untuk ketahanan stok sampai tahun depan, lebih dari enam bulan,” kata Dwi Yuniarko.

Untuk menjaga ketersediaan beras di masyarakat, Bulog Surakarta terus menyalurkan beras melalui berbagai saluran distribusi. Penyaluran dilakukan melalui pasar yang masuk Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), pasar non-SP2KP, hingga pengecer di luar pasar.

“Pendistribusian menyeluruh. Kami mendistribusikan beras SPHP maupun Minyak Kita di pasar SP2KP dan pasar non-SP2KP, kemudian ke pengecer-pengecer di luar pasar juga,” ujarnya.

Selain itu, penyaluran dilakukan melalui Rumah Pangan Kita (RPK), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDM/KMP), kios pengecer, serta ritel modern. Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap komoditas pangan yang disalurkan Bulog.

Bulog Surakarta juga rutin menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di berbagai wilayah Solo Raya. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara mandiri maupun bekerja sama dengan Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, dan instansi terkait lainnya.

Menurut Dwi, selain beras, Minyak Kita menjadi salah satu komoditas yang menjadi fokus penyaluran Bulog Surakarta. Hingga 3 September 2026, stok Minyak Kita tercatat sekitar 497.000 liter.

Sementara itu, untuk komoditas gula pasir, stok Bulog Surakarta saat ini masih kosong. Pengadaan gula pasir masih dalam proses untuk memenuhi kebutuhan komersial.

Dwi mengatakan distribusi komoditas pangan akan terus dilakukan melalui berbagai saluran yang tersedia. Upaya tersebut sekaligus untuk memastikan pasokan tetap tersedia dan mudah dijangkau masyarakat.

Dengan stok beras CPP yang mencapai 94.000 ton, Bulog Surakarta menyatakan kebutuhan masyarakat Solo Raya masih dapat ditopang lebih dari enam bulan. Ketersediaan tersebut menjadi bagian dari langkah menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga di wilayah kerja Bulog Surakarta. (SIFA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....