Disdikbud Sragen: Ruang Kelas Masuk Tahap Renovasi Sebelum Roboh
- 25 Agt 2026 19:33 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, SRAGEN — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sragen akhirnya buka suara terkait musibah robohnya atap bangunan kelas di SDN 3 Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, yang terjadi pada Senin 24 Agustus dini hari.
Sekretaris Disdikbud Sragen, Sukisno, menjelaskan bahwa ruangan yang terdampak sebenarnya telah masuk dalam rencana perbaikan (rehab), namun sayangnya bangunan tersebut keburu roboh sebelum pengerjaan dimulai.
"Dua ruangan kelas, yakni kelas 2 dan 3, memang sudah dikosongkan sejak awal tahun ajaran baru karena kondisinya dinilai berbahaya dan tidak layak untuk kegiatan belajar mengajar (KBM)," ujar Sukisno saat dikonfirmasi rri.co.id Selasa 25 Agustus.
Pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut. Langkah antisipatif yang diambil pihak sekolah dengan memindahkan siswa ke ruangan lain jauh sebelum kejadian terbukti krusial dalam mencegah bahaya.
Atap gedung yang roboh tersebut merupakan bagian dari struktur bangunan lama yang terakhir direnovasi pada tahun 2013. Kerusakan utama terjadi pada bagian kayu kuda-kuda yang lapuk, sementara struktur dinding dan lantai bangunan dipastikan masih dalam kondisi kokoh.
Disdikbud Sragen mengonfirmasi bahwa SDN 3 Karanganyar sebenarnya telah mendapatkan alokasi bantuan anggaran revitalisasi dari APBN sebesar Rp345 juta. Anggaran tersebut disiapkan untuk merehabilitasi total empat ruang kelas (kelas 1 hingga 4) yang berada dalam satu deretan bangunan.
"Sebenarnya itu proses renovasi akan dimulai Rabu besok (26 Agustus) tapi malah keburu ambrol. Jadi malah kita gak kesulitan untuk merobohkan," kelakar Sukisno.

Proses pengerjaan perbaikan fisik di SDN 3 Karanganyar dijadwalkan akan segera dimulai pada pekan ini secara bertahap, agar fasilitas sekolah dapat kembali digunakan secara aman dan layak oleh para siswa.
Diberitakan sebelumnya, atap bangunan kelas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Karanganyar, Dukuh Bulu RT 002/RW 001, Desa Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, ambrol pada Senin 24 Agustus 2026 sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Pasalnya, insiden runtuhnya atap terjadi di luar jam kegiatan belajar mengajar (KBM) dan ruang kelas tersebut sudah dikosongkan oleh pihak sekolah jauh sebelum kejadian.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kapolsek Sambungmacan AKP Warseno mengonfirmasi kejadian tersebut. Pihaknya menerima laporan dari masyarakat dan langsung menuju ke lokasi bersama Pamapta serta Tim Inafis Polres Sragen untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Kejadian diperkirakan terjadi sekira pukul 03.00 WIB. Kepala Sekolah SDN 3 Karanganyar, Sri Sunarni, mendapat informasi dari warga sekitar (Parinem) bahwa atap ruang kelas roboh. Saat dicek, material atap ruang kelas 3 sudah dalam kondisi runtuh," ujar AKP Warseno dalam keterangannya, Selasa 25 Agustus 2026. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....