Diduga Lapuk, Atap Kelas SDN 3 Karanganyar Sambungmacan Sragen Runtuh Dini Hari
- 25 Agt 2026 13:42 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, SRAGEN – Atap bangunan kelas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Karanganyar, Dukuh Bulu RT 002/RW 001, Desa Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, ambrol pada Senin 24 Agustus 2026 sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Pasalnya, insiden runtuhnya atap terjadi di luar jam kegiatan belajar mengajar (KBM) dan ruang kelas tersebut sudah dikosongkan oleh pihak sekolah jauh sebelum kejadian.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kapolsek Sambungmacan AKP Warseno mengonfirmasi kejadian tersebut. Pihaknya menerima laporan dari masyarakat dan langsung menuju ke lokasi bersama Pamapta serta Tim Inafis Polres Sragen untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Kejadian diperkirakan terjadi sekira pukul 03.00 WIB. Kepala Sekolah SDN 3 Karanganyar, Sri Sunarni, mendapat informasi dari warga sekitar (Parinem) bahwa atap ruang kelas roboh. Saat dicek, material atap ruang kelas 3 sudah dalam kondisi runtuh," ujar AKP Warseno dalam keterangannya, Selasa 25 Agustus 2026.
AKP Warseno menjelaskan, pihak sekolah sebenarnya sudah mengantisipasi potensi bahaya tersebut. Berdasarkan keterangan Kepala Sekolah, kondisi kuda-kuda dan atap bangunan yang didirikan sekitar tahun 2013 itu dinilai sudah sangat lapuk dan membahayakan.
"Sebagai langkah antisipasi, sejak Januari 2026 ruang kelas tersebut sudah dikosongkan dan tidak lagi digunakan untuk kegiatan belajar mengajar murid," katanya menjelaskan.
Lebih lanjut, AKP Warseno menambahkan bahwa pihak sekolah telah mengajukan usulan Rehabilitasi Gedung Sekolah pada Anggaran Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 sejak 20 Juli 2026 lalu.
Nahas, sebelum proses perbaikan dimulai, atap bangunan tersebut sudah lebih dulu ambrol.
"Sebenarnya atap bangunan sekolah tersebut sudah dijadwalkan untuk mulai direhabilitasi pada Rabu, 26 Agustus 2026 besok. Namun, karena kondisi struktur kayu yang sudah lapuk, atap lebih dulu runtuh," ujar AKP Warseno.
Saat ini, kepolisian telah berkoordinasi dengan pihak sekolah dan dinas terkait guna memastikan area di sekitar lokasi reruntuhan aman dan tidak membahayakan aktivitas di sekitar sekolah. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....