Hasil Lab MBG SDII Al Abidin Surakarta Mengandung Bakteri E-coli

  • 05 Agt 2026 23:08 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Hasil pemeriksaan laboratorium terkait dugaan gangguan kesehatan yang dialami sejumlah siswa SDII Al Abidin pasca mengonsumsi makanan pada akhir Juli 2026 sudah diterima Pemerintah Kota Surakarta pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Dari pemeriksaan sampel yang dilakukan, Makan Bergizi Gratis (MBG) maupun kantin sekolah, ditemukan bakteri Escherichia coli atau E. coli pada sampel buah semangka.

Hal tersebut dikatakan langsung Wali Kota Surakarta, Respati Ardi saat ditemui wartawan terkait hasil uji laboratorium terhadap makanan yang dianggap menjadi penyebab gangguan kesehatan kepada siswa SDII Al Abidin.

"Hasil laboratorium sudah keluar. Dari seluruh variabel yang kami periksa, mulai dari makanan, minuman, lauk-pauk, hingga makanan di kantin, ditemukan bakteri E. coli pada semangka," kata Respati Ardi.

Pasca diterima Pemerintah Kota Surakarta, nantinya hasil pemeriksaan akan langsung dikirimkan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bahan evaluasi dan pertimbangan dalam menentukan langkah terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bersangkutan.

Pemerintah Kota Surakarta juga menyerahkan langsung keputusan sangsi kepada Badan Gizi Nasional (BGN) yang memiliki kewenangan terhadap kejadian tersebut.

Ditambahkan Wali Kota Respati Ardi, meskipun hasil menunjukkan adanya bakteri pada sampel yang diperiksa, dirinya menegaskan untuk menjadi pembelajaran bagi seluruh pengelola SPPG di Kota Surakarta agar semakin berhati-hati dalam memilih, membersihkan, mengolah, menyimpan, dan menyajikan bahan makanan kepada penerima manfaat.

"Semoga ini menjadi pembelajaran bagi SPPG lainnya agar lebih berhati-hati sehingga kejadian serupa tidak terulang. Semangat kami adalah mewujudkan Solo Zero Incident SPPG," katanya menambahkan.

Pasca kejadian ini juga, Pemerintah Kota Surakarta akan terus memperkuat pengawasan dan koordinasi bersama BGN, Dinas Kesehatan, sekolah, serta pengelola SPPG untuk memastikan pelaksanaan program MBG berjalan aman, higienis, dan sesuai standar kesehatan. (JK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....