Bulog Surakarta Jamin Kualitas Beras di Gudang Sragen Bebas Hama, Ini Rahasianya

  • 06 Jul 2026 19:36 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, SRAGEN – Perum Bulog Kantor Cabang Surakarta memastikan seluruh persediaan beras yang disimpan di kompleks pergudangan wilayah Sragen berada dalam kondisi prima dan berkualitas baik. Langkah antisipasi ketat terus dilakukan agar beras hasil serapan dari petani lokal tidak mengalami penurunan mutu saat disalurkan ke masyarakat.

Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Cabang Perum Bulog Surakarta, Nanang Hariyanto saat dijumpai awak media baru-baru ini. Ia memaparkan bahwa pihaknya menerapkan standar operasional prosedur (SOP) perawatan yang ketat untuk menangkal risiko kerusakan komoditas pangan tersebut.

"Kami melakukan perawatan dengan standar mutu yang mengutamakan tindakan pencegahan sebagai langkah paling utama," ujar Nanang.

Untuk menjaga kualitas beras dari ancaman kerusakan, Bulog Surakarta mengandalkan dua metode perawatan rutin yang dilakukan secara berkala, meliputi tindakan pencegahan (Spraying). Di mana setiap bulan, petugas di gudang melakukan identifikasi dan penyemprotan (spraying) berkala di area penyimpanan. Langkah ini efektif untuk memutus rantai perkembangan hama sejak dini agar tidak sempat merusak butiran beras.

Selain itu dilakukan tindakan pengendalian (Fumigasi). "Jika memasuki masa simpan 2 hingga 3 bulan dan mulai terdeteksi adanya indikasi hama yang berkembang, Bulog langsung melakukan proses fumigasi," kata Nanang menjelaskan.

Nanang menjelaskan lebih detail mengenai proses fumigasi. Nanang menggunakan istilah lokal agar lebih mudah dipahami. Beras-beras yang disimpan akan ditutup rapat menggunakan plastik khusus dalam jangka waktu tertentu.

"Fumigasi itu biasanya kalau sudah 2 atau 3 bulan muncul hama, itu kita sungkup atau bahasa Jawanya dikekep (ditutup rapat) pakai plastik lalu diberi obat gas (gesing). Dengan begitu, hamanya mati tetapi sama sekali tidak memengaruhi kualitas berasnya," urai Nanang.

Ia menambahkan, metode perawatan ini merupakan standardisasi yang sudah sukses diterapkan Bulog selama bertahun-tahun untuk menekan risiko kerusakan pangan.

Selama proses fumigasi berlangsung, aktivitas pelayanan di gudang yang bersangkutan akan dihentikan sementara waktu. "Penutupan operasional ini sengaja dilakukan agar proses pengobatan dan sterilisasi stok beras berjalan maksimal dan aman bagi para petugas." MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....