Pembangunan 29 KDKMP di Sragen Terkendala Lahan, Regulasi Bakal Direvisi
- 10 Jun 2026 13:24 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, SRAGEN – Pembangunan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Sragen terus dikebut. Proyek strategis yang ditargetkan berdiri di 208 titik desa dan kelurahan se-Kabupaten Sragen ini ditargetkan rampung 100 persen pada akhir tahun ini.
Hingga saat ini, progres di lapangan menunjukkan tren positif meski masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari kendala cuaca hingga status kepemilikan lahan.
Berdasarkan data terbaru, dari total target 208 titik, peta progres pembangunan KDKMP di Sragen, selesai 100 persen ada 115 titik. Dalam proses pembangunan 64 titik dan belum dimulai 29 titik.
Komandan Kodim Sragen, Letkol Inf Didin Rohidin, melalui Pasi Intel Kodim Sragen, Kapten Infanteri Ari Cahyo, membenarkan capaian tersebut. "Proses pembangunan KDKMP untuk saat ini yang sudah selesai dalam tahap 100 persen itu ada 115 titik. Kemudian yang masih dalam proses pembangunan itu ada 64 titik," ujar Kapten Inf Ari Cahyo, Selasa 9 Juni.
Terkait 29 titik yang belum sama sekali dimulai, Kapten Inf Ari Cahyo mengungkapkan bahwa kendala utama di lapangan didominasi oleh masalah status lahan. Banyak lokasi yang direncanakan ternyata masuk dalam zona Lahan Sawah Dilindungi (LSD) dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).
Sedangkan faktor cuaca dan keterbatasan tenaga kerja turut memengaruhi wilayah yang progresnya belum maksimal. "Khususnya di wilayah perkotaan, pembangunan terkendala dengan penyiapan lahan. Lahan yang dibutuhkan mungkin terlalu luas, sedangkan lahan kas desa yang ada itu terbatas," katanya.
Namun, pihak Kodim Sragen optimistis target akhir tahun tetap tercapai. Pasalnya, pada bulan Agustus mendatang, direncanakan akan ada revisi aturan baru untuk mengatasi jalan buntu persoalan lahan ini.
"Targetnya nanti rencana di bulan Agustus itu ada revisi aturan baru terkait dengan pembangunan KDKMP. Harapannya di tahun ini semua progres itu bisa berjalan," ujarnya.
Bersamaan dengan percepatan pembangunan fisik, Kodim Sragen juga mulai mendistribusikan kendaraan operasional untuk mendukung mobilitas KDKMP. Hingga saat ini, total sudah ada 153 unit kendaraan berbagai jenis yang digelontorkan.
Pada tahap pertama, armada yang didistribusikan meliputi truk 19 unit, mobil pickup 30 unit, motor roda tiga 104 unit (didistribusikan ke 20 desa, di mana masing-masing koperasi menerima 2 unit).
Sementara untuk pembaruan distribusi hingga hari ini, armada motor roda tiga telah bertambah sebanyak 64 unit yang disebar ke 32 desa/KDKMP (masing-masing menerima 2 unit). Sedangkan untuk posisi truk dan *pickup* masih sama, yakni masing-masing 19 unit dan 30 unit.
Meskipun sudah ada 115 titik yang bangunannya rampung 100 persen, belum semua koperasi menerima bantuan armada operasional tersebut. Kapten Inf Ari Cahyo menegaskan ada syarat ketat yang harus dipenuhi terlebih dahulu.
"Syarat yang mutlak harus dipenuhi adalah progres pembangunannya KDKMP tersendiri sudah harus mencapai titik 100 persen dan sudah terverifikasi dari pihak PT Agrinas," tegasnya.
Terkait sisa koperasi yang belum menerima kendaraan, ia menyebut hal itu dikarenakan proses distribusi di lapangan yang harus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan guna menyesuaikan kondisi geografis tiap wilayah.
"Harapannya di tahun ini semua titik yang sudah 100 persen ini sudah terpenuhi semua kendaraan, baik roda empat maupun roda tiga," ucap Kapten Inf Ari Cahyo. MI
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....