Kodim Sragen Sudah Distribusikan 153 Kendaraan KDMP, Pembangunan Gerai Dikebut
- 09 Jun 2026 14:05 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, SRAGEN – Kodim 0725/Sragen bergerak cepat dalam mendukung program strategis pemerintah melalui pendistribusian kendaraan operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) atau Koperasi Desa-Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Setidaknya hingga kini sudah 152 unit kendaraan operasional KDKMP yang didistribusikan ke desa-desa.
Selain itu jajaran Kodim Sragen berhasil merampungkan distribusi 64 armada roda tiga untuk puluhan desa di wilayah Bumi Sukowati tahap dua. Puluhan armada roda tiga tersebut sebelumnya tiba di Makodim Sragen pada Minggu 7 Juni 2026 sore.
Tanpa mengulur waktu, proses pembagian langsung dikebut dan berhasil diselesaikan secara total pada Selasa 9 Juni 2026 pagi. Dandim 0725/Sragen Letkol Infanteri Dindin Rohidin, melalui Kasi Intel Kapten Infanteri Ari Cahyo, mengungkapkan bahwa pendistribusian kendaraan operasional ini telah berjalan dalam dua tahapan.
"Untuk kendaraan roda tiga tahap kedua, kemarin sampai hari ini sudah kita distribusikan sebanyak 64 unit untuk 32 desa atau KDKMP. Di mana tiap-tiap koperasi menerima dua unit kendaraan," ujar Kapten Inf Ari Cahyo saat ditemui di Makodim Sragen, Selasa siang.
Sebelumnya, pada Tahap 1, Kodim Sragen juga telah menyalurkan 40 unit roda tiga untuk 20 desa, serta kendaraan roda empat berupa 19 unit truk dan 30 unit pickup yang distribusinya telah rampung bulan lalu.

Mengenai realisasi fisik di lapangan, Kapten Inf Ari Cahyo memaparkan bahwa dari total 208 titik KDMP yang direncanakan di Kabupaten Sragen, saat ini sudah ada 115 titik yang rampung 100 persen. Sementara itu, 64 titik lainnya masih dalam proses pembangunan.
Ia menegaskan, armada operasional ini tidak dibagikan begitu saja. Ada regulasi ketat yang harus dipenuhi oleh pengelola koperasi di tiap desa.
Syarat mutlak progres pembangunan gedung KDKMP harus sudah mencapai 100 persen. Bangunan fisik harus sudah terverifikasi secara resmi oleh pihak PT Agrinas.
"Bagi titik yang sudah 100 persen namun belum menerima kendaraan, saat ini masih dalam proses pengajuan. Kendala di lapangan adalah proses distribusi di tiap-tiap wilayah yang harus dilakukan secara bertahap. Target kami, tahun ini semua titik yang sudah 100 persen bisa terpenuhi semua kendaraannya, baik roda empat maupun roda tiga," katanya menjelaskan.
Terkait dengan sejumlah titik yang belum rampung, Kasi Intel tidak menampik
adanya beberapa kendala klasik di lapangan, mulai dari faktor cuaca hingga keterbatasan tenaga kerja. Namun, tantangan terbesar berada pada penyiapan lahan.
"Ada 29 titik yang belum bisa kita bangun karena terkendala dengan status lahan yang masih masuk Lahan Sawah Dilindungi (LSD)," ucap dia.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Pemkab Sragen Cosmas Edwi Yunanto menyebut, sejumlah KDKMP di Sragen telah bergerak aktif memutar roda ekonomi di desa masing-masing sejak mengantongi badan hukum. Beberapa desa bahkan tercatat sukses merintis unit usaha mandiri secara swadaya.
Cosmas mencontohkan KDKMP di Desa Kaliwedi (Kecamatan Gondang) yang kini sudah melayani penjualan pupuk, penyediaan LPG, hingga menjalankan unit simpan pinjam. Langkah serupa juga terlihat di Desa Bedoro (Kecamatan Sambungmacan) dan Desa Puro (Kecamatan Karangmalang).
"KDKMP yang mulai beroperasi ini latar belakangnya berbeda-beda. Ada yang benar-benar baru dibentuk dari nol seperti di Kaliwedi, tetapi ada juga yang mengoptimalkan lembaga existing yang sudah ada sebelumnya. Contohnya di Desa Bedoro, itu awalnya dari Gapoktan yang kami lebur menjadi KDKMP. Sementara di Desa Puro, awalnya merupakan koperasi simpan pinjam desa yang kemudian beralih wujud menjadi Koperasi Desa Merah Putih," katanya belum lama ini.
Selaku instansi pembina koperasi di tingkat daerah, Diskumindag Sragen terus mendorong jajaran pengurus lokal mulai dari ketua, sekretaris, hingga bendahara untuk mengoptimalkan bekal Bimbingan Teknis (Bintek) yang telah diberikan tahun lalu.
Indikator keaktifan dan sehatnya organisasi KDKMP di Sragen juga terlihat dari kepatuhan mereka dalam menggelar forum tertinggi koperasi. Hingga saat ini banyak KDKMP di Kabupaten Sragen yang sukses menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT).
"Kami dari dinas terus mendorong dan mem-push para pengurus serta anggota untuk mulai menyicil operasionalnya. Yang penting bergerak dulu, memanfaatkan potensi yang ada di desa, sembari kita menunggu kesiapan operasional penuh dari pusat," ucap Cosmas. MI
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....