Rakor Stunting Solo Tekankan Penguatan Data dan Intervensi Tepat Sasaran
- 07 Apr 2026 17:09 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Ra
pat koordinasi pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Kota Surakarta digelar di Gedung Sekretariat Bersama, Selasa, 7 April 2026. Kegiatan ini diikuti camat, lurah, serta kepala OPD guna memperkuat langkah strategis penanganan stunting.
Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, menegaskan pentingnya data yang akurat sebagai dasar kebijakan. Ia menyebut, perbedaan data antarinstansi masih menjadi tantangan dalam penanganan stunting.
“Kalau kita ingin mencapai target, maka harus berdasarkan data yang tepat dan terintegrasi,” ujarnya dalam sambutan. Ia juga menekankan perlunya sinkronisasi data lintas OPD hingga tingkat wilayah.
Astrid menambahkan, tren stunting di Surakarta menunjukkan fluktuasi di tiap wilayah. Oleh karena itu, intervensi harus disesuaikan dengan kondisi spesifik masing-masing daerah.
Ia juga menargetkan adanya sistem digitalisasi melalui dashboard stunting. Sistem ini diharapkan mampu mempermudah pemantauan dan pengambilan kebijakan secara real time.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Surakarta, Venessa Winastasia, menekankan pentingnya pendekatan berbasis penyebab. Ia menilai, data penyebab stunting akan membantu menentukan arah intervensi yang lebih efektif.
“Kalau kita tahu penyebab terbesar, misalnya karena ekonomi atau pola asuh, maka penanganannya bisa lebih tepat,” katanya.
Venessa juga mendorong keterlibatan berbagai pihak, termasuk akademisi dan komunitas. Ia berharap kolaborasi ini dapat memperkuat upaya penurunan stunting di Kota Surakarta.
Melalui rakor ini, Pemerintah Kota Surakarta menargetkan penanganan stunting yang lebih terarah. Sinergi lintas sektor dan penguatan data diharapkan mampu menekan angka stunting secara berkelanjutan. (Ryan Assyidiqi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....