Zero Stunting, Wawali Solo Apresiasi Posyandu di Mojosongo
- 25 Feb 2026 00:08 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Mampu menunjukkan hasil positif dengan tidak ada kasus stunting atau zero stunting, Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani memberikan apresiasi kepada Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di RW 25 Mojosongo.
Apresiasi itu diberikan Astrid Widayani setelah melakukan kunjungan pada Sabtu, 14 Februari 2026. Menurutnya, pemberian vitamin yang rutin diberikan bisa berdampak besar bagi masa depan kota. Dari anak-anak yang sehat tentunya akan tumbuh masyarakat yang sehat pula. Karena itu, dirinya meminta kader Posyandu turut memastikan distribusi vitamin berjalan optimal.
"Upaya sederhana seperti pemberian vitamin ini bisa berdampak besar bagi masa depan kota. Dari anak-anak yang sehat akan tumbuh masyarakat yang sehat," kata Astrid Widayani.
Dirinya selalu memastikan layanan yang diberikan Posyandu ILP harus lengkap, termasuk pemberian vitamin bagi bayi dan balita. Pemberian Vitamin A berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh, kesehatan mata, serta mendukung perkembangan sel-sel otak anak.
Mantan Rektor Universitas Surakarta (UNSA) ini juga mengatakan bahwa Posyandu ILP merupakan layanan kesehatan berbasis siklus hidup yang menjangkau seluruh kelompok usia, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja, usia produktif, hingga lanjut usia.
Lebih lanjut, Astrid Widayani menegaskan bahwa Posyandu ILP RW 25, telah memenuhi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yang mampu memberikan pelayanan bagi permasalahan kesehatan mental maupun kesehatan bagi lansia.
"Posyandu Plus ini tidak hanya untuk kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental. Kita ingin memastikan anak-anak sehat, remaja sehat, orang tua sehat, dan lansia juga sehat," katanya menambahkan.
Turut memperingatkan masalah kesehatan yang sering terjadi, Astrid Widayani meminta masyarakat untuk menerapkan pola makan bergizi lengkap, mengandung karbohidrat, protein, dan lemak baik serta membatasi konsumsi gula, garam, lemak jahat, dan makanan berpengawet.
Ke depan hasil positif yang didapatkan Posyandu RW 25 Mojosongo ini diharapkan bisa terus membuat para kader semakin aktif melakukan pendataan dan jemput bola kepada warga yang belum rutin datang ke posyandu, termasuk memastikan pengisian Kartu Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), demi mempertahankan capaian zero stunting di Surakarta. (Dania)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....