Tebing Breksi, Wisata Alam Karya Artistik & Instagramable

  • 21 Jan 2026 14:36 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Yogyakarta dikenal memiliki ragam destinasi wisata budaya dan alam, mulai candi bersejarah hingga destinasi alam modern yang unik. Salah satu destinasi favorit wisatawan adalah Tebing Breksi. Lokasinya berada di selatan Candi Prambanan, Sleman, Yogyakarta.

Tebing Breksi terletak di Jalan Lengkong, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, dekat dengan Candi Ijo dan Keraton Ratu Boko. Melansir prambanan.slemankab.go.id, Tebing Breksi merupakan perbukitan batuan breksi yang artistik. Ketinggiannya sekitar 200 meter di atas permukaan laut.

Dari puncak Tebing Breksi, wisatawan dapat menikmati panorama Yogyakarta. Pemandangan Candi Prambanan hingga Gunung Merapi terlihat jelas.

Sebelum menjadi destinasi wisata, kawasan ini merupakan area penambangan batu alam. Aktivitas penambangan dihentikan pada tahun 2014.

Setelah ditutup, warga dan seniman lokal menyulapnya menjadi objek wisata estetik. Tebing setinggi sekitar 30 meter dipahat relief pewayangan. Relief tersebut menampilkan kisah Arjuna membunuh Buto Cakil. Terdapat pula ukiran naga dan patung Semar.

Pada Oktober 2015, Tebing Breksi ditetapkan sebagai geoheritage Yogyakarta. Peresmiannya dilakukan Sri Sultan Hamengku Buwono X pada 30 Mei 2015.

Tebing Breksi buka pukul 08.00 hingga 23.00 WIB. Waktu terbaik berkunjung adalah pagi dan sore hari. Daya tarik lainnya meliputi Tlatar Seneng dan Jalur Putih Kapur.

Wisatawan juga dapat berpetualang menggunakan jeep wisata. Rute jeep meliputi Tebing Breksi, Candi Ijo, hingga Obelix Hills. Tarifnya mulai sekitar Rp400.000 per jeep per perjalanan.

Harga tiket masuk Rp10.000 pada hari biasa dan Rp15.000 saat akhir pekan. Tarif parkir bervariasi sesuai jenis kendaraan.

Tebing Breksi menawarkan perpaduan alam, seni, dan sejarah. Destinasi ini layak masuk daftar kunjungan saat ke Yogyakarta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....