Jatim Miliki Event Terbanyak, Sukses Tarik 30 Persen Kunjungan Wisatawan

  • 05 Jul 2026 18:34 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Pasuruan - Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi mendeklarasikan diri sebagai wilayah dengan agenda kegiatan (event) terbanyak di Indonesia. Langkah ini diambil karena ribuan acara di 38 kabupaten/kota sukses menarik hingga 30 persen kunjungan wisatawan.

"Jawa Timur mendeklarasikan diri sebagai provinsi yang mempunyai event terbanyak. Ini sudah dibuktikan jumlah event kita ada ribuan di Jawa Timur," kata Kepala Disbudpar Jatim, Evy Afianasari, di Pasuruan, Minggu 5 Juli 2026.

Pemerintah daerah kini gencar mengoptimalkan sektor sport tourism sebagai mesin baru penggerak roda perekonomian. Inovasi ini dinilai efektif untuk mendongkrak kunjungan turis asing sekaligus membangkitkan pelaku usaha mikro di sekitar desa wisata.

Melalui konsep eco sport tourism, Evy optimis kunjungan pelancong mancanegara akan meningkat dua kali lipat dibanding tahun lalu. Antusiasme ini terbukti dari ajang Malang Trail Runners (Mantra) 116 yang diikuti 4.014 pelari dari 22 negara.

Para peserta bersaing menaklukkan jalur ekstrem Gunung Arjuno-Welirang dengan rute mulai 10 hingga 116 kilometer. Pihak panitia juga membuka Jalur Lincing sebagai rute baru agar peserta tidak bosan setelah ajang ini sempat vakum akibat pandemi.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyebut agenda internasional ini berdampak besar pada keterisian hotel dan jasa transportasi lokal. Sinergi kuat pemerintah dan swasta berhasil menciptakan ekosistem ekonomi baru yang berbasis kearifan lokal.

"Bagaimana kita menikmati Indonesia dengan alamnya dan mudah-mudahan ini menjadi sport tourism yang akan jadi energi positif bagi kita semua. Makin inovatif, makin kreatif dan tentu kita harapkan start happy finish happy," ujar Gubernur Khofifah.

Di sisi lain, kelestarian wilayah cagar alam Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo dipastikan tetap terjaga selama acara. Kepala Dinas Kehutanan Jatim, Jumadi, menjelaskan bahwa izin masuk kawasan konservasi diberikan dengan syarat kampanye lingkungan yang ketat.

"Dan kesekian kali ini, saya minta kemarin Mantra juga kampanye terkait dengan pengawetan. Kemudian pengayaan kawasan konservasi itu menjadi penting," tegas Jumadi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....