Kawasan Wisata Berkelanjutan Makin Diminati Warga Jatim

  • 17 Des 2025 17:05 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya: Minat wisatawan asal Jawa Timur terhadap kawasan wisata berkelanjutan di Labuan Bajo terus meningkat seiring berkembangnya destinasi yang mengedepankan keseimbangan antara pelestarian lingkungan, penguatan infrastruktur, dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Mawatu, menjadi salah satu kawasan yang berkembang dengan pendekatan tersebut kini menjadi tujuan favorit wisatawan Jatim yang mencari pengalaman wisata alam yang bertanggung jawab.

Dalam pengembangannya, menerapkan langkah mitigasi lingkungan melalui relokasi dan penanaman ulang mangrove yang terdampak pembangunan. Upaya ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem pesisir Labuan Bajo yang berperan sebagai pelindung alami garis pantai dan habitat biota laut.

Direktur Mawatu, Heryanto Kurniawan, menegaskan bahwa prinsip keberlanjutan menjadi dasar setiap keputusan pengembangan kawasan.

“Keindahan Labuan Bajo adalah kekuatan utama kawasan ini. Karena itu, setiap langkah pengembangan Mawatu kami rancang dengan kehati-hatian agar tetap selaras dengan alam dan memberi dampak positif bagi lingkungan serta masyarakat sekitar,” ujarnya, dalam siaran pers, Rabu (17/12/2025).

Dari sisi infrastruktur, diperkuat daya dukung kawasan dengan penyediaan cadangan air bersih hingga 700 meter kubik melalui kerja sama dengan PDAM Labuan Bajo dan teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO). Teknologi ini memungkinkan pemanfaatan air laut sebagai sumber alternatif tanpa membebani ketersediaan air tawar setempat.

Perancangan bangunan juga menerapkan desain pasif dengan bukaan optimal untuk cahaya alami dan sirkulasi udara. Pendekatan tersebut bertujuan mengurangi kebutuhan energi sekaligus menciptakan ruang yang nyaman dan ramah lingkungan bagi pengunjung.

Selain itu, turut mendorong dampak sosial ekonomi melalui Seaside Market yang bekerja sama dengan Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF). Sejak pra-pembukaan pada Oktober 2025, lebih dari 36 pelaku UMKM lokal terlibat dan secara rutin menjangkau ribuan pengunjung setiap pekan, termasuk wisatawan dari Jawa Timur.

Ke depan, pengembangan kawasan yang mencakup hotel, resort, beach club, serta kehadiran tenant nasional seperti Cinema XXI diharapkan membuka lapangan kerja baru dan memperkuat posisi kawasan ini sebagai kawasan wisata berkelanjutan.

“Pembangunan yang berkelanjutan harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat di sekitarnya,” kata Heryanto, menegaskan komitmen Mawatu untuk tumbuh seimbang bersama alam dan komunitas lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....