Mengenal PINUS, Komunitas Pelaku Industri Pariwisata
- 19 Jul 2025 11:35 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya: Terbentuk sejak 15 Desember 2017, pelaku industri pariwisata di Jawa Timur yang terdiri dari pengusaha biro travel agent, catering, rumah makan dan pusat oleh-oleh membentuk Komunitas PINUS (Pariwisata Nusantara), untuk memudahkan pelaku industri pariwisata mencari informasi terbarukan seputar destinasi wisata, restoran dan tempat penginapan yang nantinya akan diteruskan pada wisatawan.
“Bermula saat teman-teman pelaku industri pariwisata, seperti sopir, kernet terkait info seputar moda transportasi ke tempat tujuan liburan, rumah makan dan hotel. Lalu kami bersepakat membentuk komunitas pinus ini, untuk saling bertukar informasi seputar dunia pariwisata,” ucap Budi, Ketua Komunitas Pariwisata Nusantara.
Anggota yang tergabung dalam komunitas ini, seratus persen merupakan pelaku industri pariwisata, yang terdiri dari 75% biro travel agent, 25% rumah makan atau restauran, usaha catering serta toko pusat oleh-oleh. Budi mengatakan, pengusaha biro agen travel yang tergabung saat ini tak hanya dari Jawa Timur, namun kota-kota yang tersebar di Indonesia.
“Dengan memiliki visi misi yang sama yakni, ingin memajukan pariwisata indonesia, kami para pelaku industri pariwisata saling terkoneksi dan bersinergi satu sama lain, karena bagaimanapun juga para wisatawan harus tahu bahwa, sumber daya alam di indonesia sangat potensial untuk di eksplor,” ucapnya.
Sebagai organisasi yang menaungi tak hanya pengusaha biro agen travel, namun juga tour leader, sopir, dan kernet, pihak PINUS ingin memastikan kenyamanan dan keamanan para penumpang atau wisatawan yang melakukan perjalanan wisata, tentunya dengan mengecek kondisi armada serta kesehatan sopir dan crew armada bus secara berkala.
Budi mengimbau pada wisatawan, untuk tidak tergiur paket wisata dengan harga murah, selalu cek bukti transfer atau kwitansi setelah melalukan transaksi perjalanan wisata, serta melakukan transaksi resmi di kantor masing-masing biro perjalanan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....