Tour Leader, Profesi Penting yang Kerap Disalahpahami

  • 18 Jun 2026 11:47 WIB
  •  Surabaya

‎RRI.CO.ID, Sidoarjo – Di balik lancarnya sebuah perjalanan wisata rombongan, ada sosok yang kerap luput dari perhatian publik. Profesi tour leader masih sering dipandang sebelah mata, bahkan tidak sedikit masyarakat yang menganggap tugasnya hanya sebatas menemani peserta wisata di dalam bus. Padahal, tanggung jawab seorang tour leader jauh lebih kompleks dan menentukan keberhasilan sebuah perjalanan.

‎Salah satu pendiri Jayalah Tour Leader, Candra Prihatmoko, mengatakan profesi tour leader merupakan pekerjaan yang menjanjikan, namun belum banyak dipahami masyarakat.

Menurutnya, seorang tour leader bukan sekadar pendamping perjalanan, melainkan penanggung jawab utama seluruh rangkaian kegiatan wisata sejak keberangkatan hingga peserta kembali ke rumah masing-masing.

‎“Banyak orang menganggap tour leader itu hanya kru bus atau sekadar ikut jalan-jalan. Padahal, kami bertanggung jawab penuh terhadap jalannya kegiatan wisata, mulai dari koordinasi peserta, jadwal perjalanan, konsumsi, penginapan, hingga penanganan masalah yang muncul di lapangan,” ujar Candra, Kamis 18 Juni 2026.

‎Ia menjelaskan, seorang tour leader dituntut memiliki kemampuan komunikasi, kepemimpinan, manajemen waktu, hingga kemampuan menyelesaikan masalah secara cepat. Saat terjadi perubahan jadwal, peserta sakit, kendaraan mengalami kendala, atau kondisi cuaca tidak mendukung, tour leader harus mampu mengambil keputusan yang tepat demi menjaga kenyamanan dan keselamatan rombongan.

‎Menurut Candra, tantangan profesi tersebut sering kali tidak terlihat oleh peserta wisata. Karena itu, masih banyak yang belum memahami besarnya tanggung jawab yang diemban seorang tour leader.

‎“Ketika perjalanan berjalan lancar, orang menganggap semuanya biasa saja. Padahal di balik itu ada proses koordinasi dan persiapan yang panjang. Seorang tour leader harus siap bekerja hampir 24 jam selama perjalanan berlangsung,” katanya.

‎Untuk meningkatkan profesionalisme para pelaku di bidang tersebut, Candra bersama sejumlah rekan membentuk komunitas Jayalah Tour Leader. Komunitas itu menjadi wadah bagi tour leader freelance untuk saling belajar, berbagi pengalaman, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan.

‎“Jayalah Tour Leader lahir dengan visi membangun tour leader yang profesional, bertanggung jawab, dan berorientasi pada pelayanan. Kami ingin mengubah pandangan masyarakat bahwa profesi ini bukan pekerjaan sampingan, tetapi profesi yang membutuhkan kompetensi dan dedikasi tinggi,” ungkapnya.

‎Candra menambahkan, perkembangan industri pariwisata yang terus tumbuh membuka peluang besar bagi profesi tour leader. Namun, peluang tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia agar mampu memberikan pengalaman wisata yang aman dan berkesan bagi para pelanggan.

‎“Pariwisata akan terus berkembang. Kebutuhan terhadap tour leader profesional juga semakin tinggi. Karena itu, kami ingin semakin banyak anak muda yang melihat profesi ini sebagai karier yang menjanjikan dan membanggakan,” tuturnya.

‎Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap wisata kelompok dan perjalanan tematik, peran tour leader menjadi semakin penting. Mereka tidak hanya memastikan perjalanan berjalan sesuai rencana, tetapi juga menjadi ujung tombak pelayanan yang menentukan kepuasan wisatawan selama menikmati perjalanan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....