Kampung Coklat Majapahit Mojokerto Wisata Edukasi, Angkat Potensi Kakao Lokal

  • 16 Jun 2026 08:04 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Mojokerto memiliki salah satu destinasi wisata edukasi yang unik, yaitu Kampung Coklat Majapahit. Berlokasi di kawasan wisata Desa BMJ (Bumi Mulyo Jati), tepatnya di Jalan Jlaget, Randugenengan, Kecamatan Dlanggu, Mojokerto, tempat ini menggabungkan edukasi pertanian, industri pengolahan kakao, dan rekreasi keluarga dalam satu kawasan wisata.

Kampung Coklat Majapahit lahir dari upaya pemberdayaan petani lokal yang sebelumnya mengalami kesulitan dalam budidaya komoditas seperti tebu dan tembakau. Melalui pengembangan tanaman kakao, masyarakat setempat berhasil membangun ekosistem pertanian yang lebih berkelanjutan.

Hingga kini, ribuan petani yang tergabung dalam berbagai kelompok tani berpartisipasi dalam budidaya kakao yang menjadi bahan baku utama produk cokelat lokal. Salah satu daya tarik utama Kampung Coklat Majapahit adalah program wisata edukasinya. Pengunjung dapat melihat secara langsung proses budidaya kakao, mulai dari penanaman, pemanenan, hingga pengolahan biji kakao menjadi produk cokelat siap konsumsi.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman rekreasi, tetapi juga menambah wawasan mengenai industri kakao dan pentingnya sektor pertanian bagi perekonomian daerah. Selain edukasi pengolahan kakao, kawasan wisata ini juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung seperti area bermain keluarga, kolam renang, pusat oleh-oleh, dan tempat kuliner.

Konsep wisata yang memadukan pendidikan dan hiburan menjadikan Kampung Coklat Majapahit sebagai tujuan favorit bagi pelajar, keluarga, maupun wisatawan yang ingin mengenal lebih dekat potensi lokal Mojokerto. Keberadaan Kampung Coklat Majapahit juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Pengembangan wisata berbasis kakao telah membuka peluang usaha baru, meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, serta memperkuat identitas Mojokerto sebagai salah satu daerah penghasil kakao di Jawa Timur. Penelitian akademik bahkan menunjukkan bahwa wisata edukasi ini berkontribusi pada terbentuknya puluhan kelompok tani kakao dan penguatan ekonomi desa.

Dengan perpaduan antara edukasi, rekreasi, dan pemberdayaan masyarakat, Kampung Coklat Majapahit menjadi contoh bagaimana sektor pertanian dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata yang bernilai ekonomi sekaligus edukatif. Kehadirannya tidak hanya memperkenalkan proses pembuatan cokelat kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana promosi potensi kakao lokal Mojokerto kepada wisatawan dari berbagai daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....