Ribuan Pengunjung Dongkrak UMKM di Turnamen Domino Surabaya

  • 22 Apr 2026 14:10 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Gelaran Surabaya Domino Tournament 2026 tak hanya menyajikan persaingan strategi yang menegangkan, tetapi juga membawa dampak ekonomi yang terasa nyata bagi Kota Pahlawan. Selama dua hari pelaksanaan pada 18–19 April di Grand City Convention Hall, ribuan peserta dan pengunjung memadati lokasi acara, menciptakan perputaran ekonomi yang signifikan, khususnya bagi pelaku UMKM dan sektor pariwisata.

Dalam rilis diterima RRI, Rabu 22 April 2026, sejak hari pertama, area UMKM menjadi salah satu titik paling ramai. Beragam produk kuliner, fesyen, hingga kerajinan lokal diserbu pengunjung yang datang dari berbagai daerah. Lonjakan transaksi pun tak terhindarkan, bahkan sejumlah tenant mengaku kehabisan stok lebih cepat dari perkiraan.

Rina Setiawan, pemilik KTB (Kita Tumbuh Bersama), menjadi salah satu pelaku usaha yang merasakan langsung dampak positif tersebut. Ia menyebutkan bahwa omzet penjualannya meningkat drastis selama event berlangsung.

“Antusiasme pengunjung luar biasa, terutama saat mendekati babak final. Produk kami sempat habis lebih cepat, dan kami kewalahan melayani permintaan. Tapi ini pengalaman yang sangat positif bagi kami sebagai pelaku UMKM,” ujarnya.

Tak hanya UMKM, sektor perhotelan juga turut terdongkrak. Kehadiran peserta dari luar kota membuat tingkat hunian hotel di Surabaya meningkat. Hal ini sekaligus memperkuat posisi Surabaya sebagai destinasi event berskala nasional yang mampu menggerakkan berbagai sektor ekonomi secara bersamaan.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menilai turnamen ini menjadi contoh konkret bagaimana sebuah kegiatan berbasis komunitas dapat memberikan dampak luas. Menurutnya, domino kini telah berkembang menjadi olahraga strategi yang memiliki struktur organisasi jelas dan dapat diikuti berbagai kalangan.

“Kegiatan seperti ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga penggerak ekonomi daerah. Dampaknya langsung dirasakan masyarakat, terutama UMKM dan sektor jasa,” ujar Emil.

Sementara itu, Ketua Umum PB PORDI, Dr. H. Andi Jamaro Dulung, menegaskan bahwa perkembangan domino saat ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk penyelenggara Higgs Games Island (HGI). Ia menyebut, sinergi tersebut bertujuan mendorong domino menjadi olahraga profesional yang juga memiliki nilai ekonomi.

“Dengan jaringan organisasi yang sudah terbentuk di berbagai provinsi, domino memiliki peluang besar untuk berkembang lebih luas. Bahkan ke depan, konsep seperti ‘Domino Corner’ di hotel dan pusat perbelanjaan bisa menjadi bagian dari penguatan sektor pariwisata,” ujarnya.

Dari sisi kompetisi, turnamen ini dimenangkan oleh Emansyah, pemain asal Gresik, Jawa Timur, yang tampil konsisten hingga babak akhir. Ia mengaku bangga bisa menjadi juara dalam ajang berskala nasional tersebut.

“Turnamen ini bukan hanya soal menang, tetapi juga pengalaman dan peluang untuk berkembang ke level yang lebih profesional,” katanya.

Sebagai penyelenggara, HGI melihat keberhasilan event ini sebagai bagian dari komitmen jangka panjang dalam menghadirkan kompetisi yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga berdampak bagi kota tuan rumah. Momentum ini pun akan berlanjut melalui HGI City Cup 2026 Surabaya Fest yang dijadwalkan berlangsung pada 25–26 April di Grand City Atrium.

Acara tersebut akan menghadirkan konsep yang lebih luas dengan menggabungkan kompetisi domino, karnaval budaya, hingga pertunjukan musik. Dengan tingginya partisipasi dan dampak ekonomi yang dirasakan berbagai sektor, Surabaya Domino Tournament 2026 membuktikan bahwa olahraga berbasis strategi mampu menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus memperkuat ekosistem komunitas di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....