Cuaca Buruk, Harga Ikan di Sabang Merangkak Naik
- 29 Apr 2025 01:46 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang : Cuaca yang tidak menentu di Sabang dalam beberapa minggu terakhir menyebabkan stok ikan di pasar-pasar tradisional berkurang, yang berdampak pada kenaikan harga ikan. Menurut Muhammad, salah satu pedagang ikan di Gampong Ie Meulee, harga ikan mengalami lonjakan yang signifikan sejak seminggu terakhir.
“Stok ikan tidak terlalu banyak, sehingga harga ikan mengalami kenaikan yang cukup tajam, rata-rata sekitar 20.000 per ekor dan per kilogram. Jenis ikan yang mengalami kenaikan harga, seperti ikan tongkol kecil yang biasanya dijual seharga 15.000 per ekor, kini melonjak menjadi 25.000,” ujar Muhammad, Senin (28/04/2025).
Sementara itu, ikan tongkol ukuran sedang yang biasanya dijual 25.000, kini dihargai 45.000, dan untuk ukuran besar, harganya bisa mencapai 60.000 hingga 100.000 per kilogram. Selain itu, harga ikan bandeng mencapai 50.000 per kilogram, dan harga udang basah menembus angka 90.000 per kilogram.
Kemudian ikan karang rata-rata Rp 30.000 perkg dan ikan kerapu Rp 80.000 perkg. Tak hanya ikan, harga bahan pangan lainnya juga turut mengalami kenaikan. Ikan teri kini dihargai 100.000 per kilogram, sementara tempe bungkus dan tahu putih masing-masing dihargai 20.000 dan 15.000 per kilogram.
Menyikapi hal ini, warga Sabang, Yuni, mengungkapkan bahwa kenaikan harga ikan mempengaruhi pengeluaran rumah tangga mereka. "Karena harga ikan naik, saya dan keluarga memilih beralih konsumsi ke tempe dan tahu. Ini kami lakukan untuk menghemat pengeluaran agar kebutuhan sehari-hari lainnya tetap tercukupi," kata Yuni.
Kondisi cuaca yang tidak menentu serta kondisi stok yang terbatas ini diperkirakan akan terus mempengaruhi harga-harga komoditas pangan di Sabang dalam waktu dekat. Pemerintah setempat diharapkan dapat mencari solusi agar kestabilan harga pangan dapat terjaga, demi kesejahteraan masyarakat Sabang.