Awal Musim Hujan Diprediksi Bulan November

  • 04 Okt 2026 10:53 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Jawa Timur saat ini dilanda fenomena El Nino dengan indeks NINO 3.4 mencapai +2,97 per 30 September 2026. Kondisi tersebut mengindikasikan El Nino kategori kuat dan menekan pembentukan awan hujan di Jawa Timur.

Kendati demikian, hujan ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah pada hari-hari tertentu. BMKG mengingatkan masyarakat tetap memantau perkembangan cuaca sebelum melakukan aktivitas di luar rumah.

Berdasarkan prakiraan BMKG, pergeseran musim di Jawa Timur berlangsung secara bertahap mulai November 2026 hingga Januari 2027. Sebagian besar wilayah Jawa Timur diperkirakan mulai memasuki musim hujan pada Desember 2026.

Sementara itu, puncak musim hujan diproyeksikan terjadi pada Februari 2027. Kondisi tersebut membuat masyarakat perlu bersiap menghadapi perubahan cuaca serta dampak El Nino yang masih berlangsung.

Pemprov Jawa Timur bersama BMKG mengimbau masyarakat menjaga pola hidup sehat dengan mengonsumsi air putih yang cukup. Langkah tersebut penting untuk mencegah dehidrasi ketika masyarakat beraktivitas di tengah cuaca terik.

Masyarakat juga diminta menggunakan pelindung diri, termasuk tabir surya dan pakaian pelindung ketika beraktivitas di luar ruangan. Paparan langsung sinar matahari, terutama pada jam-jam terik, juga sebaiknya dibatasi.

Selain dampak terhadap kesehatan, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kekeringan. Potensi kebakaran hutan dan lahan juga perlu diantisipasi selama kondisi kering masih berlangsung.

Penggunaan air bersih juga perlu dilakukan secara bijak, hemat, dan terencana. Masyarakat disarankan mulai menyiapkan wadah untuk mendukung gerakan memanen air hujan ketika hujan mulai turun.

Pemprov Jawa Timur dan BMKG juga mengingatkan masyarakat agar selalu memperbarui informasi cuaca resmi. Informasi tersebut penting sebagai dasar menentukan aktivitas, khususnya kegiatan di luar ruangan.

Dengan kondisi El Nino yang masih kuat, masyarakat di Jawa Timur diharapkan tidak hanya menunggu datangnya musim hujan. Kesiapsiagaan terhadap kekeringan, cuaca panas, dan potensi karhutla perlu dilakukan sejak sekarang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....