Taman Mundu Masih Disempurnakan, Warga Diminta Bersabar

  • 30 Sep 2026 17:52 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Warga yang menantikan selesainya penyempurnaan Taman Mundu di kawasan Gelora 10 November Surabaya masih harus bersabar. Meski pekerjaan fisik utama telah rampung, sejumlah fasilitas tambahan masih dilengkapi secara bertahap untuk memenuhi standar ruang bermain yang aman dan ramah anak.

Kabid Pengendalian, Pencemaran, dan Pengelolaan Keanekaragaman Hayati (P3KH) Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya, Pramudita Yustiani, saat memberikan klarifikasi kepada RRI Surabaya, Rabu (30/9/2026), mengatakan penyempurnaan tersebut dilakukan karena masih terdapat sejumlah parameter yang perlu dipenuhi untuk menjadikan taman sebagai ruang bermain ramah anak.

“Kalau fisik atau misalnya pakai penyedia jasa kontraktor atau seperti apa, itu sudah selesai pekerjaan fisiknya. Namun masih ada karena berkembang, nanti menambah ini, menambah itu untuk ruang bermain ramah anak,” jelas Dita, sapaan akrab Pramudita.

Sejumlah pekerjaan lanjutan dilakukan secara bertahap oleh satuan tugas dari Cipta Karya. Fasilitas seperti pagar maupun permainan anak berukuran besar juga masuk dalam rencana pengembangan, meski waktu pelaksanaannya belum dapat dipastikan.

“Kalau ternyata nanti butuh pagar atau yang belum selesai, pagar atau ditambahi mainan yang cukup gede seperti di Bungkul atau di Taman Prestasi, itu rencananya juga akan ada. Tapi dengan anggaran yang berbeda nantinya,” ujarnya.

Belum adanya kepastian waktu penyelesaian inilah yang sebelumnya ditanyakan pendengar Halo RRI, Silvi. Warga yang tinggal tidak jauh dari kawasan tersebut itu mempertanyakan kapan pengerjaan Taman Mundu yang berada di depan Gelora 10 November dapat diselesaikan.

“Taman Mundu yang di depan Gelora 10 November pengerjaannya selesai kapan ya? Karena dekat rumah, buat tempat bermain anak,” ujar Silvi saat menyampaikan aduannya ke Halo RRI, Jumat (25/9/2026).

Menanggapi pertanyaan tersebut, Dita menjelaskan penyelesaian seluruh fasilitas tambahan belum dapat dipastikan karena pengembangan taman dilakukan secara bertahap. Kelengkapan fasilitas juga disesuaikan dengan standar ruang bermain ramah anak yang harus dipenuhi.

“Karena itu kan ada yang dikerjakan oleh Satgas, jadi kita selalu menambah terus, karena standarnya lumayan tinggi untuk kelengkapan fasilitas bagi pengunjung, agar lebih aman dan nyaman,” kata Dita.

Pengembangan Taman Mundu menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Surabaya meningkatkan kualitas ruang terbuka publik. Dita menyebut terdapat sekitar 39 taman dengan karakteristik serupa yang terus dikembangkan dan dilengkapi fasilitas secara bertahap.

Selain Taman Mundu, sejumlah taman lain juga masuk dalam rencana pengembangan. Di antaranya Taman Apsari dan Taman Surabaya yang direncanakan mendapat penambahan toilet. Sementara tahun ini, Taman Prestasi dan Taman Harmoni dipersiapkan untuk pengajuan sebagai ruang bermain ramah anak.

Menurut Dita, pengembangan taman membutuhkan kolaborasi sejumlah pihak, termasuk perangkat daerah dan satuan tugas terkait. Kelengkapan fasilitas diharapkan dapat mendukung fungsi taman sebagai ruang publik yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Bagi warga, keberadaan taman kota menjadi salah satu fasilitas publik yang mudah dijangkau untuk berolahraga, berekreasi, maupun menemani anak bermain. Penyempurnaan Taman Mundu pun diharapkan terus berjalan hingga fasilitas yang dibutuhkan masyarakat tersedia secara lebih lengkap.

Melalui Halo RRI, pertanyaan warga mengenai fasilitas publik diteruskan kepada pemerintah daerah untuk mendapatkan penjelasan mengenai kondisi maupun proses pengembangannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....