Pendidikan dan SDM Nasional Jadi Aspirasi Relawan Sidoarjo

  • 22 Sep 2026 08:36 WIB
  •  Surabaya

‎RRI.CO.ID, Sidoarjo - Penguatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam pertemuan anggota Komisi X DPR RI, Adela Kanasya Adies, bersama sekitar 500 relawan di Sidoarjo, Jawa Timur. Aspirasi dari masyarakat daerah dinilai perlu menjadi bagian dari pembahasan kebijakan nasional, terutama yang berkaitan dengan pendidikan dan penguatan keterampilan.

Pertemuan yang berlangsung di Gedung Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sidoarjo, Tulangan, itu juga membahas sejumlah persoalan yang berkaitan dengan ruang lingkup Komisi X DPR RI. Relawan dari Kecamatan Tulangan, Prambon, Krembung, dan Wonoayu menyampaikan berbagai masukan mengenai kebutuhan masyarakat di tingkat daerah.

Adela mengatakan, pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk mendengar langsung persoalan yang dihadapi masyarakat. Menurut dia, aspirasi dari daerah penting untuk menjadi bahan dalam menjalankan fungsi DPR RI, khususnya pada sektor pendidikan, olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

“Pertemuan seperti ini penting bagi saya untuk mendengar langsung apa yang menjadi keluhan, masukan, dan aspirasi masyarakat. Terutama aspirasi yang berkaitan dengan ruang lingkup tugas Komisi X DPR RI,” kata Adela dalam keterangan yang diterima, Selasa 22 September 2026.

Ia menjelaskan, tidak seluruh aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti melalui Komisi X karena setiap persoalan memiliki kewenangan dan mekanisme berbeda. Karena itu, masukan yang diterima akan dipetakan untuk menentukan jalur penyampaian dan tindak lanjut sesuai kewenangan DPR RI.

“Yang menjadi bagian dari tupoksi Komisi X akan kami tampung dan kita perjuangkan melalui jalur yang sesuai di DPR RI. Tentunya harus ada proses dan koordinasi agar aspirasi tersebut dapat ditindaklanjuti,” ujarnya.

Adela juga menekankan pentingnya kesinambungan komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat. Menurut dia, penyampaian aspirasi tidak seharusnya berhenti dalam forum pertemuan, tetapi dapat menjadi masukan untuk melihat persoalan pembangunan dari tingkat daerah hingga kebijakan nasional.

“Kita ingin komunikasi dan kolaborasi ini terus berjalan. Saya berharap para relawan dan masyarakat tidak berhenti menyampaikan aspirasi, sehingga saya juga bisa mengetahui persoalan yang ada dan memperjuangkannya sesuai tugas saya sebagai wakil rakyat,” katanya.

Ketua DPD Partai Golkar Sidoarjo Adam Rusydi mengatakan, aspirasi masyarakat dari daerah perlu dicatat dan dikawal agar tidak berhenti sebagai agenda silaturahmi. Menurut dia, komunikasi antara masyarakat, pemerintah daerah, partai politik, dan wakil rakyat di tingkat pusat diperlukan untuk menghubungkan kebutuhan daerah dengan kebijakan nasional.

“Kami ingin forum seperti ini tidak berhenti sebagai kegiatan silaturahmi. Apa yang menjadi keluhan dan aspirasi masyarakat harus dicatat, dikomunikasikan, kemudian dikawal bersama sesuai kewenangan masing-masing,” kata Adam.

Adam mengatakan, kolaborasi tersebut penting untuk menyampaikan persoalan masyarakat Sidoarjo yang berkaitan dengan pendidikan, olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif kepada DPR RI. Dengan demikian, persoalan yang muncul di daerah dapat menjadi bagian dari pembahasan sesuai kewenangan di tingkat pusat.

“Yang paling penting adalah kolaborasi. Kami di daerah akan terus menyampaikan aspirasi dari masyarakat untuk Mbak Adela bisa memperjuangkannya di Senayan. Dengan komunikasi yang baik, persoalan masyarakat bisa lebih cepat diketahui dan dicarikan tindak lanjutnya,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....