Sri Untari Dorong Evaluasi Penerima MBG, Anggaran Pendidikan Tetap Prioritas
- 29 Jul 2026 06:23 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, mendorong evaluasi terhadap penetapan penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program tersebut perlu semakin tepat sasaran sehingga mampu menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan, sekaligus tetap memberi ruang bagi penguatan sektor pendidikan.
Sri Untari mengatakan, MBG merupakan program yang baik karena bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Namun, pelaksanaannya perlu terus disempurnakan agar manfaatnya lebih optimal.
"Program ini sangat baik. Yang perlu dilakukan adalah evaluasi terhadap penerima manfaatnya agar lebih tepat sasaran. Masyarakat pada kelompok desil 1 dan desil 2 semestinya menjadi prioritas," ujarnya dalam Dialog Aspirasi RRI Surabaya, Senin 27 Juli 2026.
Menurut Sri Untari, berdasarkan hasil kunjungan kerja Komisi E DPRD Jawa Timur di sejumlah daerah, masih ditemukan anak-anak yang belum dapat melanjutkan pendidikan karena kendala ekonomi maupun keterbatasan biaya pendidikan. Kondisi tersebut, kata dia, menjadi perhatian karena anggaran pendidikan juga masih dibutuhkan untuk membantu anak putus sekolah serta meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan.
"Harapan kami, program MBG ini terus disempurnakan. Penerima manfaatnya dievaluasi agar lebih selektif dan tepat sasaran. Dengan demikian, kebutuhan anggaran di sektor pendidikan juga tetap bisa menjadi perhatian, terutama untuk membantu anak-anak putus sekolah maupun pemenuhan fasilitas pendidikan," kata Sri Untari.
Ia berharap penyempurnaan tata kelola program terus dilakukan sehingga pelaksanaan MBG dapat berjalan semakin efektif, tanpa mengurangi tujuan utama program dalam meningkatkan kualitas gizi kelompok penerima manfaat.
Badan Gizi Nasional (BGN) sendiri saat ini tengah melakukan pembenahan tata kelola pelaksanaan MBG. Sejumlah langkah yang ditempuh antara lain evaluasi operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), penguatan pengawasan keamanan pangan, serta peningkatan standar pelayanan guna memastikan program berjalan lebih efektif, akuntabel, dan tepat sasaran.
Program MBG merupakan salah satu program strategis nasional yang menyasar peserta didik pada berbagai jenjang pendidikan, termasuk pendidikan keagamaan, serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebagai penerima manfaat prioritas.
Sri Untari berharap hasil evaluasi tersebut dapat semakin menyempurnakan pelaksanaan MBG, sehingga manfaat program tidak hanya dirasakan oleh kelompok yang berhak menerima, tetapi juga tetap memberikan ruang bagi penguatan kualitas pendidikan melalui dukungan anggaran yang memadai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....