Proyek Jalan Picu Debu, Damkar Lakukan Penyemprotan

  • 21 Sep 2026 19:07 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Panas, angin, ditambah aktivitas pekerjaan jalan membuat debu menjadi keluhan tersendiri bagi pengendara sepeda motor di Surabaya. Kondisi tersebut disampaikan sejumlah pendengar melalui program Halo RRI, yang berharap ada langkah untuk mengurangi debu di sekitar lokasi proyek.

Salah satunya disampaikan Bu Eni yang menyoroti pengerjaan box culvert di kawasan Tanjung Sari. Menurutnya, pekerjaan yang belum juga tuntas membuat debu cukup mengganggu, terutama ketika cuaca panas dan angin.

“Untuk pengerjaan box culvert di Tanjung Sari ini kapan selesainya? Lama banget. Belum lagi kondisi panas dan angin begini, debunya luar biasa. Mohon bantuan dinas terkait untuk segera menuntaskan proyek tersebut. Kalau bisa, debunya juga diatasi biar tidak mengganggu pengendara motor seperti saya,” ujar Eni kepada Halo RRI, Senin 21 September 2026.

Keluhan hampir serupa disampaikan Bu Rina, pada program Halo RRI, Jumat 18 September 2026 lalu. Ia berharap ada penyemprotan jalan di sekitar lokasi pekerjaan untuk mengurangi debu yang beterbangan dan mengganggu pengguna jalan.

“Mungkin ada penyemprotan untuk mengurangi debu di jalan. Dulu dari Damkar sepertinya pernah juga. Karena kalau siang sudah panas, debu, dan kalau saya naik sepeda motor itu sering kena debunya. Apalagi sekarang juga banyak penyakit ISPA,” kata Rina.

Keluhan dari kedua pendengar tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui koordinasi Tim Halo RRI dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya. Kepala Bidang Pemadaman Kebakaran DPKP Kota Surabaya, M. Rokhim, menyampaikan bahwa penyemprotan jalan memang telah dilakukan untuk membantu mengurangi debu, termasuk di kawasan yang terdampak proyek Pemerintah Kota Surabaya.

“Terkait usulan atau saran kami sampaikan terima kasih. Jadi, untuk saat ini Damkar Kota Surabaya juga sudah melakukan penyemprotan jalan untuk mengurangi debu, juga karena ada proyek-proyek Pemerintah Kota Surabaya tersebut,” ujar Rokhim saat memeberikan pernyataannya kepada RRI Surabaya,Senin 21 September 2026.

Rokhim menyebut penyemprotan telah dilakukan di sejumlah lokasi, di antaranya sekitar Jalan Panjang Jiwo dan Jalan Lidah Wetan. Langkah tersebut menjadi salah satu upaya DPKP merespons kondisi jalan yang berdebu akibat aktivitas pekerjaan.

“Penyemprotan yang sudah dilaksanakan oleh Damkar Kota Surabaya yaitu di sekitar Jalan Panjang Jiwo dan di Jalan Lidah Wetan,” katanya.

Respons tersebut sekaligus menunjukkan bagaimana keluhan yang disampaikan pendengar melalui Halo RRI dapat diteruskan kepada instansi terkait untuk mendapatkan penjelasan dan tindak lanjut. Bagi masyarakat, program ini menjadi salah satu kanal untuk menyampaikan persoalan yang mereka temui dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari kondisi jalan hingga persoalan fasilitas dan pelayanan publik.

Melalui koordinasi antara pendengar, Tim Halo RRI, dan instansi terkait, keluhan yang awalnya disampaikan lewat siaran dapat berlanjut menjadi informasi mengenai langkah yang telah dilakukan pemerintah. Dengan demikian, suara warga tidak berhenti sebagai keluhan, tetapi mendapat ruang untuk disampaikan dan ditindaklanjuti melalui layanan publik RRI.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....