Pengerjaan Saluran Babatan Unesa, Pengendara Diimbau Waspada

  • 24 Agt 2026 14:47 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Pengguna jalan di sejumlah ruas Kota Surabaya diimbau meningkatkan kewaspadaan menyusul masih berlangsungnya pekerjaan pembangunan saluran dan jaringan pipa di sejumlah titik. Salah satunya di Jalan Raya Babatan Unesa, yang berpotensi memengaruhi kelancaran arus lalu lintas.

Informasi tersebut juga menjadi perhatian masyarakat yang menyampaikan sejumlah laporan melalui program Halo RRI terkait aktivitas pengerjaan pipa dan box culvert di berbagai ruas jalan Surabaya. Di kawasan Raya Babatan Unesa, pekerjaan yang dilakukan berupa pembangunan saluran U-Ditch dan pipa HDPE. Berdasarkan informasi Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga atau DSDABM Kota Surabaya, pekerjaan tersebut berlangsung pada Agustus hingga Oktober 2026.

Selama pekerjaan berlangsung, pengguna jalan diminta memperhatikan kondisi lalu lintas dan menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan. Informasi pekerjaan juga mencantumkan waktu pelaksanaan pada pukul 07.00 hingga 18.00 WIB. Pelaksana proyek, Rioko, saat diwawancarai RRI Surabaya, Minggu 23 Agustus 2026 mengatakan pekerjaan di kawasan tersebut ditargetkan selesai hingga akhir Oktober 2026.

“Pengerjaannya sampai bulan Oktober, akhir Oktober,” ujar Rioko kepada Halo RRI.

Untuk menjaga kelancaran lalu lintas selama pekerjaan berlangsung, pihak pelaksana juga telah berkoordinasi dengan kepolisian dan menerapkan rekayasa lalu lintas. “Dari kita kemarin kesepakatan sama Polres juga. Kita adakan rekayasa lalu lintas contra flow di sini,” katanya.

Karena itu, pengguna jalan yang melintas di sekitar kawasan Babatan Unesa diimbau tidak hanya memperhatikan aktivitas pekerja, tetapi juga mengikuti rambu dan arahan petugas di lapangan. Pengendara juga perlu mengantisipasi perubahan arus lalu lintas selama pekerjaan berlangsung.

Rioko memastikan, sosialisasi terkait pekerjaan juga telah dilakukan bersama perangkat kelurahan, RT dan RW, serta masyarakat yang terdampak. “Sudah, kita sudah sosialisasi bersama, sama kelurahan, RT/RW, sama masyarakat juga yang terdampak pekerjaan ini,” katanya.

Pembangunan saluran U-Ditch dan pipa HDPE tersebut merupakan bagian dari pekerjaan infrastruktur drainase di kawasan Raya Babatan Unesa. Informasi DSDABM juga mencantumkan adanya rekayasa lalu lintas contra flow sebagai bagian dari pengaturan arus selama pekerjaan berlangsung.

Dengan pekerjaan yang masih berlangsung hingga akhir Oktober, masyarakat yang rutin melintas di kawasan tersebut diharapkan dapat mengatur waktu perjalanan, mempertimbangkan jalur alternatif, serta tetap berhati-hati ketika melewati area proyek. Melalui Halo RRI, masyarakat tidak hanya dapat menyampaikan aduan mengenai fasilitas publik, tetapi juga memperoleh informasi mengenai tindak lanjut maupun kondisi yang perlu menjadi perhatian bersama. Informasi seperti ini diharapkan membantu pengguna jalan menyesuaikan perjalanan selama pekerjaan infrastruktur berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....