DPRD Jatim Deteksi 411 Aset Pemprov Jatim 'Menganggur' Berpotensi jadi Pendapatan

  • 21 Sep 2026 19:07 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - DPRD Jatim mendeteksi sebanyak 411 aset milik Pemprov Jatim dalam kondisi idle (menganggur,red). Dewan menilai, jika dimanfaatkan dapat menambah pendapatan daerah.

Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, Senin 21 September 2026 mempertanyakan status aset dinyatakan idle. Menurutnya, antara Legislatf dan Eksekutif, harus memiliki persepsi yang sama terkait status aset tersebut.

“Kondisi aset ini yang dikatakan idle ini apa dasarnya? Karena itu yang perlu dipastikan. Nah, di dalam Perda ini kita harus memiliki frekuensi yang sama untuk menyatakan aset itu idle atau tidak,” ujarnya.

Pernyataan tersebut, disampaikan Wagub Emil dalam Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian tanggapan dan/atau Jawaban Gubernur terhadap Raperda tentang lain lain Pendapatan Asli daerah yang sah. Dan Rancangan Perda tentang Perubahan atas Perda Nomor 10 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah.

“Idle yang paling sederhana pertama kan artinya memang aset itu belum termanfaatkan. Tapi bukan berarti tidak akan termanfaatkan,” tegas Emil.

Emil menuturkan, bisa saja kedepannya ada target-target yang kemudian akan dimunculkan dalam kebutuhan-kebutuhan pelayanan publik yang berpotensi membutuhkan aset tersebut. Sehingga tidak sertamerta aset tersebut harus segera dimanfaatkan.

“Nah, makanya tujuan dari 411 aset ini adalah memberi landasan untuk melakukan evaluasi. Agar keputusan kita terhadap aset yang dikatakan idle itu bisa kita rumuskan dengan bijak dan tepat,” tegasnya.

Wagub Emil mempertanyakan apabila aset tersebut mau dikerjasamakan, syaratnya asetnya seperti apa? Untuk bisa menghasilkan PAD ke depan seperti apa?. Emil menegaskan, untuk kerjasama aset Pemprov harus dilandasi penilaian.

“Jadi kita pasti tidak ada yang berani, aset belum dinilai, belum diinventarisasi dengan benar, lalu dikerjasamakan. Tidak berani,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....