LAZISMU Jatim Kembali Kirim Bantuan Logistik untuk Korban Gempa Bumi Flores
- 18 Sep 2026 17:03 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (LAZISMU) Jawa Timur kembali mengirim bantuan logistik untuk warga terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pengiriman ketiga ini menggunakan empat armada truk yang membawa bantuan dengan nilai sekitar Rp1 miliar.
Tiga truk jenis Fuso diberangkatkan dari pabrik PT Hesheng Plastic Industrial di Kawasan Jasem, Ngoro, Mojokerto, Rabu, 16 September 2026 sore. Sementara satu truk Colt Diesel berangkat dari Gedung Kemanusiaan LAZISMU Jatim di kawasan Buduran, Sidoarjo. Bantuan tersebut akan dikirim melalui jalur darat dan penyeberangan laut menuju Posko Koordinasi (Poskor) Muhammadiyah Jawa Timur di wilayah Riung, Kabupaten Manggarai Timur, serta Ngada, NTT.
Ketua LAZISMU Jawa Timur, Sigit Hermawan, mengatakan pengiriman dilakukan untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak, terutama terkait hunian sementara dan bahan pangan. "Alhamdulillah, hari ini kami kembali mengirim bantuan ke Flores, NTT untuk merespons kebutuhan warga terdampak gempa, terutama hunian darurat dan kebutuhan pangan," kata Sigit saat pelepasan armada di Mojokerto, dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 18 September 2026.
Menurut dia, bantuan kali ini juga melibatkan sejumlah pihak, termasuk perusahaan yang memberikan dukungan berupa kebutuhan logistik untuk masyarakat terdampak. Salah satunya PT Hesheng Plastic Industrial yang mengirimkan 2.000 lembar terpal plastik, 1.100 dus air mineral, dan 523 dus mi instan. Bantuan tersebut disalurkan melalui kerja sama dengan LAZISMU Jawa Timur.
Perwakilan PT Hesheng Plastic Industrial, Virlya, mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang masih terdampak gempa. "PT Hesheng Plastic Industrial bekerja sama dengan LAZISMU Jawa Timur mengirimkan bantuan berupa terpal plastik, air mineral dan mi instan. Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak gempa di NTT," ujarnya.
Penata Laksana Bantuan Logistik LAZISMU Jatim untuk NTT, Aditio Yudono, menjelaskan empat armada tersebut akan menempuh perjalanan sekitar 1.350 kilometer melalui jalur darat dan penyeberangan antarpulau. "Tiga truk akan menempuh jalur darat, sementara satu truk menggunakan kapal laut menuju Lombok, kemudian dilanjutkan melalui jalur darat hingga Flores," kata Aditio saat memantau proses pemuatan bantuan di Mojokerto.
Selain bantuan dari PT Hesheng Plastic Industrial, muatan juga berasal dari sejumlah lembaga dan masyarakat. Di antaranya bantuan dari PT Jasa Tirta I Malang berupa tandon air dan air minum dalam kemasan, serta family kit dan RendangMu dari LAZISMU Pusat.
Bantuan lainnya berupa sembako, popok bayi, dan obat-obatan dihimpun dari LAZISMU berbagai daerah di Jawa Timur dan Sumatera Barat. Ada pula ribuan boneka beruang yang diberikan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surabaya. Jika seluruh bantuan tersebut dihitung, nilai logistik yang dikirim dalam pengiriman kali ini mencapai sekitar Rp1 miliar.
Aditio memperkirakan armada akan tiba di Labuan Bajo pada Selasa, 22 September 2026), apabila perjalanan berjalan sesuai rencana. Dari Labuan Bajo, bantuan masih harus menempuh perjalanan sekitar 300 kilometer menuju Poskor Relawan Muhammadiyah Jawa Timur di Riung, Kabupaten Manggarai Timur.
Pengiriman ini menjadi yang ketiga dilakukan LAZISMU Jawa Timur untuk mendukung penanganan dampak gempa di Flores. Sebelumnya, bantuan dikirim menggunakan KRI TNI AL Kodaeral V Surabaya dan kontainer Meratus-FOZ Jatim. LAZISMU Jatim menyatakan bantuan dihimpun dari donasi masyarakat, muzaki, donatur, perusahaan, dan komunitas yang disalurkan melalui lembaga tersebut untuk kemudian didistribusikan kepada warga terdampak melalui jaringan relawan di lokasi bencana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....