Gubernur Khofifah Salurkan Air Bersih untuk 19.837 Warga Pasuruan

  • 08 Sep 2026 09:38 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Pemprov Jatim menyalurkan bantuan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi 19.837 jiwa di Pasuruan. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turun langsung memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terdampak kekeringan di empat kecamatan terdampak.

Penyaluran bantuan air bersih tersebut di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan. "Bantuan Provinsi Jawa Timur untuk Kabupaten Pasuruan 45 unit tandon dengan kapasitas 1.200 liter dan 500 unit jeriken berkapasitas 15 liter," ujarnya dalam siaran pers, Selasa, 8 September 2026.

Khofifah mengatakan, penanganan kekeringan dilakukan melalui kolaborasi antara Pemprov Jatim dan pemerintah kabupaten. Kehadiran Pemprov Jatim ditujukan untuk memperluas jangkauan pelayanan sehingga masyarakat di wilayah yang mengalami kesulitan air dapat lebih mudah mendapatkan bantuan.

"Dari 24 kabupaten kehadiran Pemprov Jatim mensubstitusi apa yang sudah dilakukan Bupati Pasuruan dengan meluaskan sapaan agar pemenuhan kebutuhan mudah dijangkau. Selain itu, membersamai dengan membagi sembako di setiap titik untuk membantu keterjangkauan masyarakat mengakses logistik," jelasnya.

Empat kecamatan yang menjadi sasaran penanganan Pemprov Jatim yakni Lumbang, Winongan, Pasrepan, dan Kejayan. Khusus di Kecamatan Lumbang, dukungan penanganan air bersih juga diperkuat melalui distribusi yang dilakukan BPBD Kabupaten Pasuruan.

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Jatim. Ia mengatakan, terdapat delapan desa yang setiap tahun menghadapi persoalan kekeringan ketika musim kemarau tiba.

"Sudah minta tolong Gubernur Jawa Timur. Insyaallah bantuan dari Provinsi supaya delapan desa tidak lagi kekurangan air di saat musim kemarau," ucap Rusdi

Bantuan air bersih tersebut dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, seperti Firtria (35), warga Kecamatan Lumbang. Ia mengatakan, ketika tidak mendapat kiriman air, warga terpaksa membeli air bersih dengan harga sekitar Rp150 ribu, yang menjadi beban tambahan bagi keluarga.

"Senang sekali dan sangat bermanfaat bagi kami untuk minum, masak dan kebutuhan lainnya. Sedangkan uang yang biasa untuk membeli air bisa digunakan lain seperti anak sekolah dan kebutuhan di rumah," katanya.

Di Kabupaten Pasuruan, Pemprov Jatim menyalurkan bantuan berupa 45 unit tandon dan 500 jeriken. Bantuan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih bagi 19.837 jiwa atau 6.556 keluarga di empat kecamatan terdampak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....