Empat Kali Laksanakan OMC, Sejumlah Wilayah Mulai Hujan
- 07 Sep 2026 20:58 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Pemprov Jatim lakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Selain itu OMC juga untuk menangani kekeringan yang melanda 24 kabupaten/kota di Jatim.
Berdasarkan data pemantauan alat Automatic Rain Gauge (ARG) per 6 September 2026, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terpantau turun di 11 titik. Hujan tersebar di enam kabupaten, yakni Lumajang, Banyuwangi, Malang, Jember, Trenggalek, dan Pacitan.
“Alhamdulillah, pelaksanaan OMC menunjukkan hasil positif. Semoga hujan yang turun ini memberikan manfaat bagi masyarakat, membantu menjaga ketersediaan air, mengurangi dampak kekeringan, serta menekan risiko kebakaran hutan dan lahan,” ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Senin 7 September 2026.
Khofifah menjelaskan, OMC dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi atmosfer serta ketersediaan awan potensial yang bergerak memasuki wilayah daratan. Oleh karena itu, pemantauan BMKG menjadi dasar penting dalam menentukan waktu dan wilayah sasaran operasi.
“Awan yang mulai bergerak memasuki sejumlah wilayah terus dipantau. Ketika dinilai potensial, kondisi tersebut dioptimalkan melalui OMC untuk meningkatkan peluang terjadinya hujan di wilayah sasaran,” jelasnya.
OMC telah dilaksanakan sebanyak empat kali sepanjang 3–6 September 2026. Dalam rangkaian operasi tersebut, sebanyak 3.200 kilogram bahan semai natrium klorida (NaCl) telah disebarkan.
OMC perdana dilaksanakan pada Kamis (3/9), menyasar wilayah Lumajang dan Probolinggo. OMC kembali dilaksanakan dengan sasaran wilayah Probolinggo–Lumajang, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), area di atas Kota Batu dan Gunung Arjuno, serta wilayah Malang.
OMC dilaksanakan melalui kolaborasi Pemprov Jatim, Kementerian Kehutanan, dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dengan koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....