Hadapi Masa Sulit dengan Sabar, Tetap Disertai Ikhtiar
- 17 Sep 2026 07:26 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Menghadapi berbagai persoalan kehidupan membutuhkan kesabaran yang disertai ikhtiar. Sabar bukan berarti hanya diam dan menunggu keadaan berubah, tetapi tetap berusaha mencari jalan keluar dengan disertai doa dan tawakal kepada Allah.
Pesan tersebut disampaikan Ustazah Rachma Ayuningtyas atau yang akrab disapa Ustazah Yuyun Ketua Departemen Humas PW Salimah Jatim dalam program Mutiara Pagi PRO 1 RRI Surabaya, Kamis, 17 September 2026. Ustazah Yuyun mengatakan, berbagai kabar duka, bencana, dan persoalan kehidupan yang terjadi di sekitar masyarakat terkadang membuat seseorang merasa berat menjalani kehidupan.
“Mungkin hari-hari ini banyak di antara kita yang menghadapi ujian yang menyulitkan kita. Akhir-akhir ini kita juga sering mendengar kabar buruk di sekitar kita, seperti bencana atau kabar-kabar yang membuat kita sedih dan berkata, ‘Ya Allah, sulit sekali hidup di era sekarang,’” ujar Ustazah Yuyun.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu dihadapi dengan kesabaran dan optimisme. Seorang Muslim tetap perlu meyakini ketentuan Allah, sekaligus melakukan berbagai upaya untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi.
“Sabar itu bukan diam menunggu keadaan dan selesai atau pasif. Kita tetap melakukan ikhtiar untuk menyelesaikan masalah yang kita hadapi,” ujarnya.
Ustazah Yuyun mengingatkan Surat Asy-Syarh ayat 5 dan 6 yang menyebutkan bahwa bersama kesulitan terdapat kemudahan. Menurutnya, ayat tersebut menjadi penguat agar seseorang tidak menganggap kesulitan sebagai akhir dari segala sesuatu.
Ia juga mengingatkan Surat Az-Zumar ayat 10 tentang besarnya pahala bagi orang-orang yang bersabar. Kesabaran, menurutnya, memiliki kedudukan penting dalam kehidupan seorang Muslim dan dapat menjadi jalan memperoleh pahala dari Allah.
Ustazah Yuyun turut menyampaikan kisah dalam hadis tentang seorang perempuan yang mengalami penyakit kejang. Rasulullah SAW memberikan pilihan kepadanya untuk bersabar dengan balasan surga atau meminta kesembuhan kepada Allah. Perempuan tersebut memilih bersabar, namun meminta agar auratnya tetap terjaga ketika penyakitnya kambuh.
Dalam menghadapi masa sulit, Ustazah Yuyun mengajak masyarakat untuk meminta pertolongan Allah, mengimani takdir, serta meyakini adanya hikmah di balik setiap ujian. Ia juga mengingatkan pentingnya melakukan introspeksi dan memperbaiki diri.
Menurutnya, seseorang tetap boleh merasa sedih, lelah, atau kecewa ketika menghadapi persoalan. Namun, perasaan tersebut tidak seharusnya membuat seseorang berhenti berusaha dan kehilangan harapan.
Karena itu, doa, ikhtiar, dan tawakal perlu berjalan bersama. Dengan cara tersebut, kesulitan yang dihadapi dapat menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kesabaran, melakukan introspeksi, dan semakin mendekatkan diri kepada Allah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....