PMI Surabaya-SRPB Jatim ungkap Tantangan Kesiapsiagaan Bencana
- 17 Sep 2026 06:24 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Korps Sukarela (KSR) Unit Markas PMI Kota Surabaya menyoroti pentingnya kesiapsiagaan mandiri masyarakat dalam menghadapi potensi ancaman bencana. Hal ini dinilai krusial mengingat adanya keterbatasan fasilitas dan alat pelindung diri (APD) bagi para relawan bencana di lapangan.
Perwakilan KSR Markas PMI Kota Surabaya Pungky menjelaskan saat ini PMI tengah menghadapai kendala keterbatasan sarana pendukung seperti ketersediaan APD bagi para relawan yang jumlahnya terbatas. “Kebutuhan APD ini masih menjadi tantangan kita, relawan dan petugas di lapangan seringkali bergantian saat menggunakan APD,” ujar Pungky.
Secara spesifik, peran Markas PMI Kota Surabaya berfokus pada penanganan tanggap darurat, kepemudaan, serta pelayanan kesehatan, yang dikelola terpisah dari Unit Donor Darah (UDD) sesuai standar operasional WHO dan Kementerian Kesehatan.
Selain itu dirinya menilai masyarakat perlu sadar terhadap kondisi tanggap darurat secara mandiri agar saat terjadi sebuah keadaan darurat, masyarakat dapat melakukan mitigasi secara mandiri. “Pemahaman literasi kebencanaan masyarakat masih minim, ini penting untuk membantu kita saat di lapangan,” ucapnya.
Disisi lain, Koordinator Sekretariat Bersama Relawan Penanggulangan Bencana Jawa Timur Asyuri Syam menyebut koordinasi yang baik antar pihak dapat membuat proses mitigasi bencana berjalan lebih optimal. “Menurut saya koordinasi yang baik dengan berbagai pihak akan lebih memudahkan langkah mitigasi kebencanaan,” ungkap Asyuri.
Harapannya, koordinasi serta keterlibatan peran pihak terkait dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi proses mitigasi kebencanaan. “Dari koordinasi yang baik ini tentu memudahkan kami di lapangan dan bukan tidak mungkin meminimalisir jumlah korban yang terdampak dari adanya suatu bencana,” ujarnya.
Pihak PMI Kota Surabaya maupun SRPB Jatim menegaskan keterlibatan unsur pentahelix perlu ditingkatkan. Hal tersebut berkaca dari meningkatnya intensitas atau eskalasi bencana yang terjadi di Indonesia beberapa waktu terakhir yang perlu di antisipasi secara bijak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....