Pemkot Surabaya Buka Mini Job Fair, 1.600 Pelamar Berebut 450 Lowongan
- 16 Sep 2026 15:15 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuka Mini Job Fair “Surabaya Siap Kerjo” di Surabaya Urban Creative HUB (SUCH), eks Hi-Tech Mall, Rabu, 16 September 2026. Bursa kerja ini menawarkan 450 lowongan dari 14 perusahaan untuk 76 jenis jabatan. Hingga pelaksanaan, sekitar 1.600 pelamar telah mendaftar melalui aplikasi ASSiK.
Selain lowongan dalam negeri, kegiatan ini juga menghadirkan informasi penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui BP3MI Jawa Timur dengan sekitar 1.700 peluang kerja luar negeri. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Kota Surabaya, Achmad Zaini, mengatakan bursa kerja menjadi kesempatan warga mendapatkan pekerjaan sekaligus meningkatkan keterampilan.
“Ini merupakan kesempatan yang berharga bagi kita semua. Ada 450 peluang kerja yang tersedia, serta 1.700 peluang bagi pekerja luar negeri. Mari kita manfaatkan seluruh peluang ini bagi rekan-rekan yang ada di Kota Surabaya,” kata Zaini.
Menurut Zaini, Pemkot Surabaya juga menyediakan pelatihan melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) bagi warga yang masih membutuhkan penguatan kompetensi. “Manfaatkan kesempatan ini. Kalau masih merasa kurang keterampilan, bisa langsung datang ke Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya maupun Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur. Tingkatkan keterampilan dan kemampuan,” ujarnya.
Kepala Disperinaker Kota Surabaya Agus Hebby Djuniantoro mengatakan, 450 lowongan dalam negeri tersedia untuk 76 jenis jabatan dari 14 perusahaan. Pemkot memberi perhatian khusus kepada warga keluarga miskin dan pramiskin yang sebelumnya telah mendapat pembekalan menghadapi rekrutmen.
“Mereka sudah kami latih bagaimana cara melamar pekerjaan, bagaimana menghadapi wawancara, hingga persiapan memasuki dunia kerja. Kami ingin warga dari keluarga miskin dan pramiskin memiliki bekal yang cukup sehingga bisa bersaing dengan pelamar lainnya,” kata Hebby.
Berdasarkan data Disperinaker, sekitar 2.400 warga keluarga miskin dan pramiskin membutuhkan pekerjaan. “Sasaran utama kami adalah sekitar 2.400 warga tersebut. Kalau bisa, semuanya bekerja. Tidak hanya sebagian,” ujarnya.
Untuk peluang kerja luar negeri, BP3MI Jawa Timur menyediakan sekitar 1.700 peluang penempatan. Hebby mengingatkan calon PMI memastikan proses keberangkatan melalui jalur resmi agar mendapat pendataan dan perlindungan sesuai ketentuan.
“Masih banyak peluang yang belum dimanfaatkan warga Surabaya untuk menjadi pekerja migran Indonesia. Silakan mencari informasi melalui BP3MI supaya memahami persyaratan, proses, dan perlindungannya,” katanya.
Job fair juga terbuka bagi pencari kerja di luar kategori miskin dan pramiskin. Pemkot turut mendorong program magang sebagai sarana calon pekerja mengenal dunia kerja dan perusahaan menilai kemampuan calon tenaga kerja.
“Magang menjadi salah satu cara yang baik untuk mempertemukan calon tenaga kerja dengan perusahaan. Perusahaan bisa melihat kemampuan dan kecocokan calon pekerja sebelum melakukan perekrutan,” ujarnya.
Mini Job Fair Surabaya Siap Kerjo berlangsung 16–17 September 2026, pukul 08.00–16.00 WIB. Kegiatan ini sekaligus diarahkan menghidupkan kembali aktivitas di kawasan Urban Creative HUB Surabaya, eks Hi-Tech Mall.
Hebby berharap pertemuan pelamar dan perusahaan menghasilkan kecocokan kebutuhan tenaga kerja dengan kompetensi pencari kerja. “Kami berharap para pelamar dan pelaku usaha bisa saling menemukan kecocokan, sehingga kebutuhan tenaga kerja dan pencari kerja dapat bertemu dengan baik,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....