Sidoarjo Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Sirkular
- 16 Sep 2026 18:16 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Sidoarjo – Kabupaten Sidoarjo menjadi salah satu dari lima daerah di Jawa Timur yang dipilih sebagai percontohan Proyek InCircular untuk memperkuat pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular. Program tersebut diluncurkan dalam kegiatan “Dari Daerah, Menuju Masa Depan Ekonomi Sirkular Indonesia”. Selain Sidoarjo, daerah percontohan lainnya adalah Gresik, Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Probolinggo.
Di Jawa Timur, proyek ini berfokus pada pengelolaan sampah kemasan dan residu. Pendekatan ekonomi sirkular mendorong material yang masih bernilai untuk digunakan kembali, didaur ulang, dan dimanfaatkan secara optimal, bukan sekadar dibuang.
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan, penetapan Jawa Timur sebagai wilayah percontohan menjadi peluang untuk memperkuat pembangunan yang lebih efisien dalam pemanfaatan sumber daya, rendah limbah, dan berkelanjutan.
“Melalui ekonomi sirkular, kita mendorong penggunaan sumber daya secara lebih efisien, mengurangi timbulan sampah sejak dari sumber, serta memperkuat pemanfaatan kembali dan daur ulang,” ujar Emil dalam keterangan yang diterima, Rabu 16 September 2026.
Emil menyebut timbulan sampah di Jawa Timur mencapai sekitar 6,5 juta ton per tahun. Namun, baru sekitar 25 persen yang disebut terkelola secara optimal. Persoalannya tidak hanya terkait infrastruktur, tetapi juga kapasitas kelembagaan, konsistensi pemilahan dari sumber, pembiayaan, serta keterlibatan masyarakat dan dunia usaha.
Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan, program InCircular sejalan dengan upaya pemerintah daerah memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Salah satu langkah yang didorong adalah pemetaan tempat pengelolaan sampah berbasis masyarakat, termasuk TPS 3R.
“Pengelolaan sampah plastik ini penting. Mulai dari tingkat bank sampah sampai tingkat TPS 3R harus benar-benar kita perkuat dan memiliki komitmen yang besar,” ujar Subandi.
Subandi menambahkan, pengelolaan sampah membutuhkan kolaborasi pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan pihak lainnya. Keterlibatan Sidoarjo dalam InCircular diharapkan dapat memperkuat sistem yang sudah berjalan sekaligus mendorong inovasi pengurangan sampah dari sumber.
Proyek InCircular merupakan bagian dari upaya mendukung Peta Jalan dan Rencana Aksi Nasional Ekonomi Sirkular Indonesia 2025–2045. Praktik yang dikembangkan di lima daerah percontohan Jawa Timur diharapkan dapat menjadi pembelajaran dan direplikasi di daerah lain.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....