Pakar ITS: Kondisi Perairan Masalembo Memengaruhi Karakteristik Gelombang

  • 16 Sep 2026 05:46 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Pakar lingkungan laut ITS Dr Eng Kriyo Sambodho ST MEng menjelaskan kondisi lingkungan perairan Masalembo dapat memengaruhi karakteristik gelombang. Menurut Kriyo, posisi Kepulauan Masalembo yang berada di tengah perairan terbuka menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan.

“Secara lingkungan di perairan Masalembo atau di Kepulauan Masalembo, letaknya di tengah samudra dan ada pulau,” ujar Kriyo, Selasa, 15 September 2026. Keberadaan pulau dapat menyebabkan perubahan kondisi gelombang ketika memasuki perairan di sekitar kepulauan tersebut.

Kriyo menjelaskan, kondisi tersebut memungkinkan terjadinya pendangkalan dan transformasi gelombang di sekitar perairan Masalembo. “Artinya ada pendangkalan, dimungkinkan ada transformasi gelombang,” katanya.

Menurutnya, transformasi tersebut dapat menyebabkan tinggi gelombang meningkat dibandingkan kondisi gelombang normal. Namun, peningkatan tersebut tidak selalu menghasilkan gelombang dengan ketinggian ekstrem.

“Gelombang akan ditransformasikan menjadi tinggi, tetapi tidak selalu menjadi tinggi sekali,” ujarnya. Kriyo menilai kondisi lingkungan tidak dapat menjadi satu-satunya faktor untuk menjelaskan berbagai kejadian yang melibatkan kapal di kawasan Masalembo.

Ia menyebut terdapat sejumlah kasus kapal mengalami kondisi berbeda, termasuk terbakar dan mengalami gangguan mesin. “Kalau dipukul rata kejadian beberapa kapal di Masalembo karena pengaruh lingkungan, tidak,” katanya.

Meski demikian, Kriyo menegaskan faktor lingkungan tetap memiliki keterkaitan dengan kondisi pelayaran di kawasan tersebut. Menurutnya, pola angin musiman turut memengaruhi kondisi perairan Masalembo, terutama saat terjadi perubahan muson.

“Memang ada terkait lingkungannya. Karena tadi saya sampaikan ada muson timur, muson barat,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....