Empat Pilar MPR Jadi Benteng Hadapi Disrupsi Digital
- 14 Sep 2026 20:06 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Sidoarjo – Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dinilai semakin penting di tengah derasnya arus informasi digital yang berpotensi memicu disrupsi sosial dan politik. Masyarakat dinilai perlu memiliki pemahaman kebangsaan agar tidak mudah terpengaruh hoaks dan informasi yang dapat memecah persatuan.
Dosen FISIP sekaligus pengajar Magister Ilmu Politik Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS), Dr. Darsono, mengatakan sosialisasi Empat Pilar yang dilakukan anggota MPR RI menjadi langkah penting untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Di era digital sekarang terjadi disrupsi sosial politik yang luar biasa. Karena itu, saya sangat apresiatif terhadap sosialisasi Empat Pilar MPR yang dilakukan secara intensif,” kata Darsono, Senin 14 September 2026.
Menurut dia, peserta sosialisasi yang berasal dari berbagai unsur masyarakat diharapkan tidak berhenti menerima materi, tetapi meneruskannya ke lingkungan masing-masing, mulai dari keluarga hingga masyarakat sekitar. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengatakan sosialisasi Empat Pilar juga menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat agar tidak mudah terpancing hoaks. Informasi mengenai berbagai program dan kebijakan pemerintah, menurut dia, perlu disampaikan secara utuh kepada masyarakat.
“Ini salah satu upaya agar masyarakat tidak terpancing hoaks yang selama ini beredar. Melalui sosialisasi Empat Pilar, kami menyampaikan kondisi dan program pemerintah yang sudah diberikan untuk masyarakat,” ujar BHS.
BHS juga menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) perlu terus dilanjutkan karena memiliki tujuan meningkatkan kualitas gizi generasi muda sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan. Menurut dia, konsep tersebut sejalan dengan nilai persatuan yang menjadi bagian dari Empat Pilar.
“Dengan MBG, siswa dari kalangan atas maupun bawah mendapatkan makanan yang sama. Harapannya tidak ada perbedaan dan kebersamaan tetap terjaga. Karena itu, MBG harus dilanjutkan,” kata BHS.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....