Kapal Dipastikan Laik Laut, Insiden KM Virgo Transport 8 Diduga akibat Cuaca Buruk
- 14 Sep 2026 16:38 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Manajemen Virgo Karya Shipping akhirnya buka suara terkait kecelakaan KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Minggu 13 September 2026. Dalam kasus ini, kecelakaan diduga karena gelombang tinggi.
General Manager Virgo Karya Shipping, Yoel Rihi, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan SAR gabungan terkait proses pencarian korban. Pihaknya juga membuka posko di kantor Virgo Karya Shipping yang berada di Jalan Perak Barat Nomor 215A.
Terkait kecelakaan tersebut diduga akibat cuaca buruk dengan munculnya gelombang tinggi. Dari informasi yang ada pada saat kejadian pukul 01.00 WIB, diketahui ketinggian gelombang antara 1,5 m hingga 2,5 m.
Sesuai dengan laporan dari Basarnas juga, memang posisi gelombang itu sekitar 1,5 sampai 2,5 meter. Itu kondisi moderate sea. Memang sesuai, pas dicek cross check pun memang segitu kondisinya. Memang dugaan pertama ini gara-gara gelombang itu aja," kata Yoel ditemui di kantornya.
Terkait informasi adanya kebocoran pada kapal yang menyebabkan kapal terbalik dan tenggelam. Yoel belum bisa memberikan keterangan karena masih menunggu hasil imvestigasi.
Namun, ia memastikan, meski usia kapal diketahui berusia tua tetapi kapal tersebut sudah menjalani proses peremajaan dan dinyatakan laik laut. Di mana, proses peremajaan dilakukaan pada awal tahun 2026 sebelum resmi beroperasi dua bulan lalu.
"Kita tidak mungkin berani melayarkan kapal yang tidak sesuai dengan perundang-undangan. Tentu banyak penyesuaian yang perlu dilakukan dan itu sudah kita lakukan, sudah sesuai standar. Maka kita bisa putuskan kapal itu siap berlayar," ujarnya.
Sementara itu, berdasar data KSOP jumlah penumpang yang terdata sebanyak 243 orang yang terdiri dari 30 kru kapal, 60 penumpang pejalan kaki, 124 sopir dan kernet dan 29 orang pengikut kapal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....