Kontak Terakhir Lima Jurnalis Hilang di Sekitar Krakatau

  • 08 Sep 2026 18:45 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Banten - Sebuah komunikasi menjadi jejak terakhir sebelum lima jurnalis yang hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau hilang kontak di perairan Selat Sunda, Banten.

Rombongan sebelumnya berangkat menggunakan speedboat menuju kawasan Gunung Anak Krakatau. Lima jurnalis yang telah teridentifikasi yakni Muhammad Bagus Khoirunnas dari Antara, Arie Basuki dari Merdeka, Yudistiro dari iNews, Daus dari Anadolu, dan Donal yang merupakan jurnalis freelance.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten kemudian menerima laporan terkait hilangnya kontak rombongan. Tim SAR bergerak melakukan pencarian di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik terakhir keberadaan mereka.

Kepala Siaga SAR Banten Wahyu mengatakan komunikasi dengan salah satu jurnalis sempat terjalin sebelum rombongan akhirnya tidak dapat dihubungi.

"Sampai sekarang tim SAR masih mencari kelima jurnalis yang lost kontak. Hingga pukul 16.44 belum ada informasi penemuan," kata Wahyu, Selasa 8 September 2026.

Informasi lain dari operasi SAR menyebutkan salah satu anggota rombongan sempat membagikan titik lokasi sebelum komunikasi terputus. Laporan tersebut menjadi salah satu petunjuk bagi tim dalam menentukan area pencarian.

Kasi Ops Basarnas Banten Rizky Dwianto mengatakan tim telah dikerahkan menggunakan RIB-02 untuk mencari rombongan di posisi terakhir yang diketahui."Belum, belum ditemukan," ujar Rizky saat dikonfirmasi.

Rizky mengatakan pencarian masih diarahkan ke lokasi terakhir. Tim SAR juga berharap hilang kontak tersebut hanya terjadi karena kendala komunikasi dan seluruh penumpang berada dalam kondisi aman.

"Kami gerakkan RIB 02 untuk melakukan pencarian di posisi terakhir. Tapi belum tahu. Ya mudah-mudahan hanya putus komunikasi dan seluruh penumpang dalam kondisi aman," ujarnya.

Tim SAR kemudian melakukan penyisiran di sekitar Pulau Sebesi dan kawasan Gunung Anak Krakatau. Pencarian dilakukan melalui wilayah perairan dan daratan untuk memastikan keberadaan rombongan.

Hingga Selasa sore, keberadaan kelima jurnalis tersebut belum diketahui. SAR juga masih melakukan verifikasi terhadap informasi mengenai kemungkinan rombongan sempat berada di Pulau Sebesi.

Proses pencarian masih berlangsung. Tim SAR menunggu laporan terbaru dari petugas di lapangan sembari menelusuri titik-titik yang diduga menjadi lokasi terakhir rombongan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....