Kali Brantas Tercemar, Perum Jasa Tirta I Gencarkan Pemulihan Kualitas Air

  • 08 Sep 2026 05:10 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Perum Jasa Tirta I berupaya memulihkan kualitas air kali di Surabaya. Hal ini dilakukan pasca penurunan kualitas air hingga munculnya busa di Kali Brantas Surabaya, pada Minggu 6 September 2026.

Seperti pantauan RRI, bahwa pada Minggu siang tampak busa tampak di permukaan air dekat pintu air Rolak Gunungsari. Tak hanya itu, saat iti tercium bau tidak sedap dari kali.

Kepala Sub Divisi Pengelolaan SDA WS Brantas 3 Perum Jasa Tirta I, Agung Wicaksono mengatakan, upaya yang telah dilakukan berupa penambahan debit air dari Bendung Mlirip. Penambahan debit tersebut dilakukan untuk membantu proses penggelontoran dan mempercepat perbaikan kondisi kualitas air di Kali Surabaya.

"Sejak menerima informasi adanya penurunan kualitas air di Kali Surabaya, kami langsung sigap melakukan sejumlah langkah operasional sebagai bagian dari upaya pengelolaan sumber daya air. Debit dari Mlirip ditingkatkan dari 20 m³/detik menjadi 25 m³/detik untuk membantu penggelontoran," kata Agung.

Selain itu, untuk menjaga kecukupan air sekaligus mendukung proses pemulihan kualitas air Kali Surabaya, Perum Jasa Tirta I melakukan pengaturan tambahan pasokan air dari hulu WS Brantas melalui sistem Waduk Sutami.

"Di saat yang sama, tim kami melakukan pengambilan sampel dan pemantauan kualitas air pada lima titik,” ujarnya. Adapun pengambilan sampel air pada lima titik pemantauan di Hulu Kali Tengah, Muara Kali Tengah, intake Karangpilang, Gunungsari, dan intake Ngagel.

Sebagai bagian dari pengaturan aliran, Pintu Air (PA) Wonokromo juga ditutup sementara untuk mengendalikan agar aliran yang terdampak tidak masuk ke Kali Mas dan diarahkan melalui Kali Wonokromo.

Terkait dengan pencemaran air, Agung menyebut, terdampak akibat bahan berbusa dari proses penanganan kebakaran yang dilakukan oleh pemada kebakaran di sebuah pabrik di Driyorejo, Gresik. Dalam proses pemadaman kebakaran tersebut diketahui digunakan foam atau bahan pemadam berbusa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....