DLH Tangani Aduan Sampah di SWK Tambak Wedi

  • 07 Sep 2026 16:55 WIB
  •  Surabaya
Poin Utama
  • Dinas Lingkungan Hidup DLH Kota Surabaya menindaklanjuti aduan warga terkait sampah berserakan di sekitar SWK Kedung Cowek.
  • Kepala Bidang Kebersihan DLH Kota Surabaya, Wasis Sutikno mengatakan, sampah yang berserakan di kawasan tersebut merupakan sampah liar seperti kantong plastik dan kresek yang mudah terbawa angin.
  • DLH juga telah menyediakan tempat sampah di kawasan SWK. Masyarakat diimbau memanfaatkan fasilitas tersebut agar sampah tidak kembali berserakan dan mengotori lingkungan.

RRI.CO.ID, Surabaya - Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Kota Surabaya menindaklanjuti aduan warga terkait sampah berserakan di sekitar Sentra Wisata Kuliner atau SWK Kedung Cowek, di bawah Jembatan Suramadu. Aduan tersebut disampaikan Novi melalui program Halo RRI pada Senin, 7 September 2026.

Sebelumnya, pada Minggu siang, ia melihat kondisi kawasan tersebut saat melintas. Novi mengatakan, kawasan sekitar SWK terlihat kotor dengan sampah plastik dan kantong kresek yang berserakan. Kondisi tersebut menurutnya cukup disayangkan karena kawasan itu juga menjadi salah satu lokasi yang dikunjungi masyarakat.

“Selamat siang Halo RRI saya Novi. Hari Minggu siang saya lewat di bawah jembatan Suramadu yang dekat dengan SWK Tambak Wedi. Di sekitar SWK kotor sekali penuh dengan sampah, apakah setiap hari atau karena kemarin Sabtu malam Minggu ya? Padahal di situ juga salah satu jujugan wisata,” ujar Novi.

Menanggapi aduan tersebut, Kepala Bidang Kebersihan DLH Kota Surabaya, Wasis Sutikno mengatakan, sampah yang berserakan di kawasan tersebut merupakan sampah liar seperti kantong plastik dan kresek yang mudah terbawa angin. “Memang banyak sampah-sampah liar berterbangan, kresek-kresek, plastik, memang mudah terbang. Kita memang sudah rutin mengimbau warga untuk tidak menaruh sampahnya di sembarang tempat,” kata Wasis kepada RRI Surabaya, Senin 7 September 2026.

Wasis menjelaskan, DLH juga telah menyediakan tempat sampah di kawasan SWK. Masyarakat diimbau memanfaatkan fasilitas tersebut agar sampah tidak kembali berserakan dan mengotori lingkungan.

“Di SWK itu sudah kita siapkan tempat sampah. Masukkan saja ke dalamnya, pasti tidak akan ke mana-mana. Tapi kalau ditaruh di tanah atau di taman, nanti akan terbang ke mana-mana dan tamannya jadi kotor,” ujarnya.

Wasis menambahkan, kawasan tersebut telah dibersihkan. Ia berharap kondisi lingkungan tetap terjaga dan masyarakat ikut mengawasi kebersihan di sekitar kawasan SWK.

“Sudah kita bersihkan, mudah-mudahan ke depan tetap bersih dan selalu bersih. Ikut kami awasi lingkungan biar Surabaya tambah bersih,” tuturnya.

Respons tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya peran masyarakat dalam menyampaikan persoalan pelayanan publik di lingkungan sekitar. Melalui Halo RRI, aduan warga dapat menjadi bagian dari sinergitas antara RRI dan dinas terkait untuk mendorong pelayanan publik yang semakin baik dan sesuai dengan harapan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....