DLH Siapkan CCTV Awasi Sampah Liar di Bronggalan

  • 12 Agt 2026 20:32 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Tumpukan sampah di pinggir sungai kawasan Bronggalan hingga Tambang Boyo, Surabaya, dikeluhkan warga. Kondisi tersebut terutama terlihat di sekitar Pasar Bronggalan yang berada di tepi jalan utama dan menjadi kawasan dengan aktivitas masyarakat cukup padat.

Keluhan disampaikan Rina melalui Program Halo RRI, Rabu 12 Agustus 2026. Ia berharap persoalan sampah di sepanjang bantaran sungai tersebut mendapat perhatian sehingga tidak terus menumpuk dan mengganggu kebersihan maupun kenyamanan lingkungan.

Laporan Rina kemudian diteruskan Tim Halo RRI kepada Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Wasis Sutikno. Ia mengatakan petugas sebenarnya rutin melakukan pembersihan di sepanjang Jalan Bronggalan hingga Tambang Boyo.

Menurut Wasis, sampah yang kembali muncul setelah kawasan dibersihkan lebih banyak berasal dari aktivitas warga yang masih membuang sampah sembarangan. Sementara berdasarkan pemantauan petugas, para pedagang di sekitar Pasar Bronggalan dinilai sudah tertib.

"Sering kita ambil, kita angkut, kita bersihkan, sudah bersih. Besok ada lagi pembuang sampah liar. Memang aktivitas warga, sampah liar yang dibuang di situ, bukan dari pedagang. Kalau kita lihat pedagang sudah tertib," ujar Wasis saat memberikan keterangannya kepada RRI Surabaya, Rabu 12 Agustus 2026.

Wasis mengatakan kondisi tersebut membuat petugas harus melakukan pembersihan berulang. Karena itu, selain menjaga kebersihan kawasan, pengawasan terhadap warga yang membuang sampah sembarangan dinilai perlu diperkuat agar persoalan tidak terus berulang.

Sebagai langkah berikutnya, DLH Kota Surabaya telah mengajukan rencana pemasangan CCTV di sepanjang lokasi yang menjadi titik pembuangan sampah liar. Kamera pengawas diharapkan dapat membantu mengidentifikasi pihak yang masih membuang sampah sembarangan.

"Kedepan memang sudah kita ajukan, rencana pemasangan CCTV di sepanjang lokasi tersebut, biar kita bisa mantau para pembuang sampahnya siapa. Nanti kita tipiring, biar tidak berulang, biar tidak tambah banyak pembuang sampahnya," kata Wasis.

Sambil menunggu rencana tersebut direalisasikan, DLH akan tetap melakukan pembersihan ketika sampah mulai menumpuk. Wasis juga meminta dukungan pihak kelurahan untuk membantu melakukan pengawasan di sepanjang kawasan Bronggalan hingga Tambang Boyo.

Ia berharap keterlibatan petugas, kelurahan, dan masyarakat dapat membuat kawasan tersebut semakin bersih. Upaya pengawasan juga diharapkan mampu menghentikan kebiasaan membuang sampah di pinggir sungai sehingga tidak lagi muncul tumpukan sampah liar.

Masyarakat yang menemukan persoalan kebersihan maupun layanan publik lainnya dapat menyampaikannya melalui Program Halo RRI. Aduan warga akan diteruskan kepada instansi terkait untuk mendapatkan respons dan tindak lanjut, sehingga persoalan di lingkungan sekitar dapat ditangani bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....