Air Gunung Anyar Mengecil, PDAM Telusuri Penyebab

  • 04 Sep 2026 13:38 WIB
  •  Surabaya
Poin Utama
  • Aliran air PDAM di kawasan Gunung Anyar, Surabaya, dilaporkan warga mengalami penurunan sejak sekitar satu pekan terakhir.
  • Manajer Tata Usaha dan Humas PDAM Surya Sembada Kota Surabaya, Louis Andilun Gatu menyatakan Tim PDAM masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui sumber gangguan, termasuk mengecek kondisi jaringan dan valve atau katup pengatur aliran air.
  • Apabila aliran air sampai terhenti total dan warga membutuhkan pasokan darurat, PDAM menyediakan layanan pengiriman air tangki berdasarkan permintaan masyarakat.

RRI.CO.ID, Surabaya - Aliran air PDAM di kawasan Gunung Anyar, Surabaya, dilaporkan warga mengalami penurunan sejak sekitar satu pekan terakhir. Hingga Jumat, 4 September 2026, kondisi tersebut masih berlangsung dan penyebabnya masih ditelusuri PDAM Surya Sembada Kota Surabaya.

Keluhan tersebut disampaikan Siska kepada Tim Halo RRI. Ia mempertanyakan penyebab mengecilnya aliran air sekaligus kepastian penanganannya.

“Air PDAM mengecil di wilayah Gunung Anyar. Apakah ini ada perbaikan dan sampai kapan? Mohon infonya,” ujar Siska dalam aduannya kepada Tim Halo RRI, Jumat 4 September 2026.

Aduan tersebut kemudian diteruskan Tim Halo RRI kepada Manajer Tata Usaha dan Humas PDAM Surya Sembada Kota Surabaya, Louis Andilun Gatu, pada hari yang sama.

Louis menjelaskan, penurunan aliran air di kawasan Gunung Anyar telah terjadi sekitar satu pekan. Tim PDAM masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui sumber gangguan, termasuk mengecek kondisi jaringan dan valve atau katup pengatur aliran air di sekitar Jalan Raya Gunung Anyar Timur.

“Memang kondisi air mengecil di Gunung Anyar ini sudah terjadi sejak semingguan. Tim kami masih mencari, masih mencoba. Ada potensi memang airnya tambah mati atau mengecil, cuma ini belum yang benar-benar mati. Jadi kami mencari penyebabnya,” jelas Louis.

Menurutnya, gangguan aliran dapat dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari kondisi jaringan dan valve hingga pekerjaan yang dilakukan di sekitar jaringan distribusi. Karena itu, PDAM belum dapat memastikan kapan kondisi aliran air kembali normal.

Louis menambahkan, pengecekan dan penanganan dilakukan oleh tim internal PDAM Surya Sembada. Warga juga diminta melaporkan apabila terjadi perubahan tekanan atau aliran air melalui kanal pengaduan resmi PDAM.

Sementara itu, apabila aliran air sampai terhenti total dan warga membutuhkan pasokan darurat, PDAM menyediakan layanan pengiriman air tangki berdasarkan permintaan masyarakat.

“Ketika ada warga yang sampai mati airnya, bisa langsung mengadukan bantuan air tangki melalui aplikasi kami atau kanal-kanal kami,” ujar Louis.

Tim Halo RRI akan terus memantau perkembangan penanganan gangguan aliran air tersebut. Masyarakat juga dapat menyampaikan berbagai persoalan layanan publik melalui program Halo RRI untuk diteruskan kepada instansi terkait.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....