Antrean Bundaran Dolog Dikeluhkan Warga

  • 04 Sep 2026 13:36 WIB
  •  Surabaya
Poin Utama
  • Aduan terkait panjangnya antrean kendaraan di kawasan Bundaran Dolog, Jalan Ahmad Yani, Surabaya akibat durasi Traffic Light yang lama.
  • Ketua Tim Kerja Penyediaan Perlengkapan Jalan Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Abi Dwi Septianto menyatakan pengaturan lalu lintas memang memprioritaskan arus kendaraan yang mengarah ke luar kota.
  • Pengendara yang hendak berputar balik tanpa melalui lampu lalu lintas di Bundaran Dolog dapat menggunakan U-turn di bawah Jembatan Penyeberangan Orang sebelum Bundaran Dolog melalui jalur arteri.
  • Melalui Halo RRI, masyarakat dapat menyampaikan aspirasi maupun keluhan pelayanan publik untuk diteruskan kepada instansi terkait.

RRI.CO.ID, Surabaya - Seorang pendengar bernama Ari menyampaikan aduan kepada Tim Halo RRI terkait panjangnya antrean kendaraan di kawasan Bundaran Dolog, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Jumat, 4 September 2026. Ari mengeluhkan lamanya waktu tunggu kendaraan saat melintas dari arah Cito dan hendak berputar di Bundaran Dolog menuju arah Jemursari. Ia mengaku harus berhenti hingga lebih dari 30 menit.

“Berhenti di Bundaran Dolog sampai 30 menit lebih. Apa tidak dipikirkan kalau kita sudah buang-buang waktu di jalan? Lampu hijau bergerak hanya satu dan dua kendaraan kemudian berhenti lagi. Ini sudah di luar batas normal,” keluh Ari kepada Tim Halo RRI.

Menurut Ari, saat itu tidak ada kereta api yang melintas. Namun, lampu lalu lintas yang mengarah ke Sidoarjo tetap menyala hijau. Ia pun mempertanyakan pengaturan lampu lalu lintas di kawasan tersebut.

Aduan tersebut kemudian diteruskan Tim Halo RRI kepada Ketua Tim Kerja Penyediaan Perlengkapan Jalan Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Abi Dwi Septianto, pada hari yang sama.

Menanggapi keluhan tersebut, Abi menjelaskan bahwa pada jam sibuk sore hari, pengaturan lalu lintas memang memprioritaskan arus kendaraan yang mengarah ke luar kota.

“Memang prioritas pada jam peak hour sore hari adalah arus lalu lintas yang mengarah ke luar kota,” ujar Abi Dwi Septianto saat memberikan konfirmasinya kepada RRI Surabaya di hari yang sama.

Abi menambahkan, pengendara yang hendak berputar balik tanpa melalui lampu lalu lintas di Bundaran Dolog dapat menggunakan U-turn di bawah Jembatan Penyeberangan Orang sebelum Bundaran Dolog melalui jalur arteri.

“Kalau ingin putar balik tanpa melalui TL Bundaran Dolog dapat menggunakan U-turn di bawah JPO sebelum Bundaran Dolog melalui jalan arteri,” kata Abi.

Penjelasan tersebut sekaligus menjadi alternatif bagi pengguna jalan yang hendak berputar balik di kawasan Bundaran Dolog, terutama saat kepadatan lalu lintas meningkat pada jam sibuk sore hari.

Melalui Halo RRI, masyarakat dapat menyampaikan aspirasi maupun keluhan pelayanan publik untuk diteruskan kepada instansi terkait.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....