Kemenag Jatim Apresiasi Kesiapan Masjid Sambut Muktamar NU ke-35

  • 27 Agt 2026 08:16 WIB
  •  Surabaya
Poin Utama
  • Kementerian Agama Jawa Timur memberikan apresiasi kepada masjid, musala, dan kantor PCNU serta MWCNU di Kabupaten Jombang atas persiapan menjadi tempat singgah muktamirin Muktamar NU ke-35.
  • Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35 akan diselenggarakan pada 27–31 Agustus 2026 dengan melibatkan peserta dari berbagai daerah yang membutuhkan akomodasi dan fasilitas pendukung.
  • Fasilitas yang disiapkan mencakup tempat menginap, area parkir, dan sarana pendukung lainnya melalui program Masjid dan Musala Ramah Muktamirin yang terkoordinasi oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang.

RRI.CO.ID, Sidoarjo - Kementerian Agama (Kemenag) Jatim memberikan apresiasi pada sejumlah masjid, musala, serta kantor PCNU dan MWCNU di Kabupaten Jombang disiapkan sebagai tempat singgah bagi muktamirin yang menghadiri Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35, 27–31 Agustus 2026. Kesiapan tersebut tercatat dalam program Masjid dan Musala Ramah Muktamirin yang dihimpun Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang.

Fasilitas yang disiapkan antara lain tempat menginap, area parkir, serta sarana pendukung bagi peserta dan tamu muktamar. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar, mengapresiasi kesiapan pengurus masjid dan masyarakat Jombang tersebut.

Menurutnya, fasilitas itu akan membantu muktamirin memperoleh tempat ibadah sekaligus tempat beristirahat selama berada di Jombang. “Penyiapan masjid dan musala ini menunjukkan gotong royong masyarakat dalam menyambut para muktamirin. Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga bisa menjadi ruang pelayanan dan memperkuat ukhuwah,” kata Bahtiar, melalui keterangan tertulisnya, Kamis, 27 Agustus 2026.

Ia mengatakan pelayanan kepada para muktamirin juga sejalan dengan upaya Kementerian Agama dalam memperkuat moderasi beragama. Karena itu, ia berharap masyarakat dapat memberikan pelayanan yang aman dan nyaman kepada peserta muktamar.

“Yang penting adalah bagaimana seluruh elemen masyarakat bisa menerima, melayani, dan menghormati para tamu yang datang. Ini bagian dari menjaga kerukunan dan memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah,” ujarnya.

Data Kemenag Jombang mencatat titik layanan tersebut tersebar di lima zona. Zona selatan memiliki 15 masjid, musala, dan kantor MWCNU, zona utara 32 titik, zona tengah 18 titik, zona timur 23 titik, dan zona barat 11 titik.

Beberapa lokasi memiliki kapasitas penginapan yang cukup besar. Masjid Agung Baitul Mukminin Jombang di zona tengah, misalnya, mampu menampung hingga 300 orang dan menyediakan area parkir untuk 20 mobil.

Sementara itu, Kantor PCNU Jombang memiliki kapasitas menginap sekitar 100 orang dengan area parkir delapan mobil. Adapun Masjid Moeldoko di Kecamatan Bandar Kedungmulyo dapat menampung hingga 200 orang dan memiliki area parkir untuk 35 mobil.

Masjid dan musala yang masuk dalam program tersebut tersebar di sejumlah kecamatan, di antaranya Diwek, Gudo, Ngoro, Jogoroto, Mojowarno, Tembelang, Ploso, Kudu, Plandaan, Jombang, Mojoagung, Peterongan, Sumobito, Megaluh, Perak, dan Bandar Kedungmulyo.

Kesiapan sejumlah titik tersebut diharapkan membantu mengantisipasi kebutuhan tempat ibadah dan persinggahan bagi muktamirin serta tamu yang datang ke Jombang. Muktamar NU ke-35 dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 27 hingga 31 Agustus 2026.

Bahtiar berharap pelaksanaan muktamar berjalan tertib dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ia juga meminta semangat kebersamaan yang muncul dalam penyambutan muktamirin dapat terus dijaga.

“Semoga Muktamar NU ke-35 berjalan lancar, aman, dan tertib serta membawa kemaslahatan bagi masyarakat. Jombang diharapkan dapat menjadi tuan rumah yang baik bagi seluruh muktamirin,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....